Pangkas Waktu Sandar Kapal Capai 86 Persen, Uji Coba Zona EAZI di TPK Berlian Tembus Rekor 29 Menit

Pangkas Waktu Sandar Kapal Capai 86 Persen, Uji Coba Zona EAZI di TPK Berlian Tembus Rekor 29 Menit
Ilustrasi Terminal Teluk Lamong. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC)PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama KSOP Utama Tanjung Perak berhasil mencatatkan rekor efisiensi baru melalui optimalisasi Zona EAZI (Easy Access Zone Integration) di Terminal Petikemas (TPK) Berlian.

Dalam uji coba yang berlangsung sejak 4 Agustus 2026, proses pergantian kapal (Ship to Ship/STS) mampu dipangkas drastis menjadi hanya 29 menit (0,48 jam).

Bacaan Lainnya

Capaian impresif ini melompati catatan rata-rata waktu pergantian kapal periode April–Juni 2026 yang menembus 209 menit (3,48 jam). Artinya, skema baru ini berhasil menghemat waktu pergerakan kapal hingga lebih dari 86 persen.

Rekor tersebut tercipta saat KM Icon Filipi IV 89 menggantikan posisi KM Mitra Kendari, di mana proses pergantian dari last line hingga first line hanya memakan waktu pukul 19.38 WIB hingga 20.07 WIB.

Terminal Head TPK Berlian, Burhanudin, menegaskan bahwa pemangkasan waktu tunggu (dwelling/turnaround time) secara ekstrim ini menjadi bukti nyata dampak efisiensi dari penguatan koordinasi antarpihak di lapangan.

“Capaian 29 menit ini menunjukkan bahwa optimalisasi zona EAZI dan koordinasi antarpihak memberikan dampak nyata terhadap efisiensi waktu pelayanan kapal,” tegas Burhanudin, Selasa (1/9/2026).

Menindaklanjuti keberhasilan ini, penerapan Zona EAZI bakal diperluas untuk melayani pergantian kapal di lintasan strategis Brantas Hijau Sejuk dan Ayer Mas–Intan Data. Langkah ini diproyeksikan tidak hanya melipatgandakan utilisasi dermaga TPK Berlian, tetapi juga mempercepat arus distribusi barang dan menekan biaya logistik nasional di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca Juga:  Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Menhub Bilang Begini

Pos terkait