
Surabaya, (DOC) – Aktivitas pembangunan proyek jembatan Hotel Patra Surabaya berdampak pada pelayanan air bersih warga.
Pipa utama berdiameter 250 mm milik Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya di Jalan Golf Nomor 1, Gunungsari, terputus akibat terkena pemancangan spun pile (beton pracetak) pada Senin pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut berdampak langsung pada distribusi air bersih ke sejumlah kawasan di Surabaya Barat, mulai dari penurunan debit air hingga penghentian aliran secara total.
Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu, mengonfirmasi bahwa tim teknis dari Bagian Distribusi Barat telah diterjunkan ke lokasi sesaat setelah kejadian untuk menangani kerusakan.
“Pukul 04.00 WIB pagi tadi pipa PDAM diameter 250 mm putus terdampak dari proyek pembangunan jembatan kawasan Hotel Patra Surabaya. Tim teknis kami dari Bagian Distribusi Barat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pengecekan,” ujar Andilun.
Wilayah Terdampak dan Estimasi Perbaikan
Proses perbaikan pipa yang rusak diestimasikan memakan waktu selama 8 jam, terhitung mulai pukul 09.00 WIB.
Selama pengerjaan berlangsung, pasokan air mengering di beberapa kawasan permukiman dan fasilitas umum.
Adapun wilayah yang mengalami gangguan distribusi air meliputi Jogoloyo, Jalan Golf, Jalan Tunggal, Kawasan Marinir, Pulosari dan sekitarnya.
Bantuan Air Tangki Gratis untuk Warga
Untuk meringankan beban masyarakat di kawasan terdampak, Perumda Air Minum Surya Sembada mendistribusikan bantuan air bersih gratis menggunakan armada truk tangki. Warga dapat mengajukan permintaan pengiriman air tanpa dipungut biaya sedikit pun.
“Untuk warga di sekitar daerah terdampak yang membutuhkan pasokan air, kami menyediakan layanan tangki air gratis. Silakan menghubungi Call Center atau WhatsApp Center kami agar segera ditindaklanjuti,” kata Andilun.
Manajemen Perumda Air Minum Surya Sembada menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan dan memastikan petugas di lapangan bekerja maksimal agar perbaikan selesai tepat waktu dan distribusi air kembali normal.
