Pasuruan,(DOC) – Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini berencana mengeluarkan edaran tanggap bencana kepada seluruh daerah di Indonesia.
Surat edaran itu, menekankan kepada pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk memperhatikan para anak-anak, orang berkebutuhan khusus dan Lansia yang tengah berada di dalam rumah agar mendapat pertolongan ketika sewaktu-waktu mengalami bencana.
Hal ini disampaikan oleh Mensos Risma (sapaan akrab Tri Rismaharini), di sela acara kunjungannya ke Jawa Timur Jumat(05/02/2021). “Saya akan buat surat edaran untuk seluruh daerah. Kemarin sudah saya bicarakan dengan staff khusus presiden yang menangani disabilitas,” jelas Mensos Risma kepada para awak media, usai meninjau bencana banjir bandang di Pasuruan.
Ia juga sudah mendapatkan kabar bahwa kejadian bencana banjir bandang di wilayah Pasuruan, Rabu(03/02/2021) lalu, telah membawa korban seorang Lansia dan anak-anak yang terseret arus. Dengan kejadian tersebut maka para Lansia, Balita dan Penyandang Disabilitas perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah. “Memang Kadang ada yang gak suka, misalkan ada dirumah itu, edaran saya, diberikan tanda bahwa disini ada Lansia, Ini ada orang yang sakit, disini mungkin ada disabilitas yang lain. Kenapa, ini penting karena kalau terjadi bencana maka orang tidak lupa kalau ada tanda itu, kemudian mencari,” urai Risma.
“Saya masih cek yang di Pasuruan ini yang meninggal dua orang, Lansia 65 tahun dan seorang anak. Saya akan cek kenapa anak ini sampai kemudian menjadi korban,” tambahnya.
Mantan Wali Kota perempuan ini menceritakan pengalamannya memimpin Surabaya, saat menangani korban seorang anak, yang ternyata penyandang disabilitas. “Saya pernah pengalaman ketika jadi Wali Kota. Ada korban yang meninggal, ternyata tunarungu. Saat diberitahu tidak mendengar. Jadi saya diskusikan terus, agar para tetangga ingat,” pungkasnya.
Seperti diketahui, hujar deras yang mengguyur Pasuruan pada Rabu(03/02/2021) lalu telah membuat sejumlah daerah mengalami banjir bandang, tepatnya di desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, desa Ledok, Kelurahan Kidul Dalem, Dusun Satak, Desa Manaruwi dan Kecamatan Bangil.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, bahwa kedua korban tersebut, bernama Susminarti (65) warga Kepulungan, Gempol dan Nanda Jeni Sekar Arum(17, warga desa Kepulangan, Gempol, Pasuruan, Jawa Timur.(robby)