D-ONENEWS.COM

Ekspor Produk Pertanian Paling Diminati 2019 Didominasi Kayu

foto : Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Mussyafak Fauzi

Surabaya,(DOC) – Nilai ekpor komoditas pertanian Jatim lewat terminal Peti Kemas triwulan pertama tahun 2019 ini telah mencapai Rp. 21,63 trilliun, dengan nilai tertinggi produk kayu yang hingga sekarang banyak peminatnya, setelah tembakau.

Hal ini berdasarkan data dari Sistem Otomasi Badan Karantina Pertanian yang telah mencatat total nilai ekspor komoditas pertanian pada triwulan pertama tahun 2019.

Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Mussyafak Fauzi menyebutkan, sepanjang tahun 2018 lalu, nilai ekspor hasil pertanian Jatim  sebesar Rp 44 triliun.

Rinciannya komoditas tumbuhan Rp 32,9 triliun dan komoditas hewan serta produk hewan sebesar Rp 11,136 triliun.

“Komoditas ekspor asal  tumbuhan didominasi oleh CPO, kopi, lada, tembakau, cengkeh dan kakao,” katanya.

Untuk komoditas hewan dan produk hewan didominasi oleh SBW seperti susu dan produk olahannya, bulu dan produk olahannya domba potong, ular jail, pakan hewan ternak dan kulit kadi.

“Wilayah kerjanya sepanjang tri wulan pertama tahun 2019 berbeda dengan tahun 2018 lalu. Tahun lalu ekspor tertinggi dari komoditas tumbuhan adalah tembakau. Namun sekarang nilai ekonomi yang tertinggi adalah Kayu, walaupun berdasarkan volumenya tembakau tetap menduduki peringkat teratas,” jelasnya Mussyafak.

Salah satu komoditas unggulan yang emerging yakni SBW, karena produk ini menempati urutan pertama dari sisi jumlah dan nilai ekonomi baik pada 2018 maupun 2019.

“Pada triwulan pertama 2019, SBW ekspor asal Jatim berjumlah  4.923, 5 ton dengan nilai Rp 1,8 triliun,” pungkasnya.(div/r7)

 

 

Loading...