Eri Cahyadi: Pelaksanaan MPLS Bukan Sekadar Pengenalan Sekolah, Tapi Pembentukan Karakter

Surabaya, (DOC) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Surabaya utara pada hari Selasa. Peninjauan di lakukan di dua lokasi, yaitu SMP Barunawati Surabaya dan SMP Negeri 5 Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, ia Kota Eri memastikan bahwa pelaksanaan MPLS di Surabaya berjalan dengan baik.

Selain itu, beliau juga secara simbolis menyerahkan seragam dan tas gratis kepada siswa kurang mampu di SMPN 5 Surabaya.

Bacaan Lainnya

Setelah memantau pelaksanaan MPLS, Wali Kota Eri merencanakan untuk mengumpulkan orang tua siswa, baik dari sekolah negeri maupun swasta di Surabaya.

“Pertemuan akan di lakukan melalui Zoom dan tatap muka langsung. Saya ingin menekankan kepada orang tua bahwa pengenalan sekolah bukan hanya tentang pelajaran, tetapi juga mengenal lingkungan sekolah,” ujar Wali Kota Eri.

Menurut Eri, MPLS tidak hanya mengajak siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga mengenali karakter masing-masing siswa. Oleh karena itu, ia berharap agar dalam pelaksanaan MPLS terdapat rasa saling mendukung dan berbagi ilmu antar siswa.

“Senior atau kakak kelas di harapkan bisa membagikan ilmunya kepada adik-adik. Misalnya, cara masuk kelas dan berbicara di depan umum. Dengan demikian, tidak akan ada perundungan, merasa paling hebat, atau jagoan di sekolah,” jelasnya.

Tekankan Pendampingan Guru dalam Cegah Perundungan

Untuk mencegah terjadinya perundungan terhadap siswa baru, Wali Kota Eri menegaskan pentingnya peran guru dalam mendampingi siswa selama MPLS. “Saya berharap guru lebih peduli terhadap anak-anaknya, tidak hanya memberikan pelajaran akademik tetapi juga materi pembelajaran tentang pendidikan karakter kebangsaan,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri mengapresiasi SMP Barunawati Surabaya yang selama pelaksanaan MPLS tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah tetapi juga mengembangkan bakat dan minat siswa, seperti musik gamelan, tari tradisional, dan cheerleader.

Baca Juga:  Sampoerna Academy Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah untuk Dukung Tumbuh Kembang Siswa

“Jika bakat siswa sudah di salurkan dengan baik, maka MPLS berada di jalur yang benar, tidak ada kegiatan seperti ospek yang marah-marah,” ujarnya.

Setelah dari SMP Barunawati Surabaya, Wali Kota Eri melanjutkan kunjungan ke SMPN 5 Surabaya. Di sana, beliau kembali menyerahkan seragam dan tas baru gratis kepada siswa kurang mampu secara simbolis.

Pemberian seragam dan tas tersebut bertujuan agar siswa dari keluarga kurang mampu tidak merasa minder saat belajar di sekolah. Eri berharap, dengan adanya bantuan ini, tidak ada lagi perundungan dan siswa akan memiliki rasa peduli serta saling menghormati satu sama lain.

“Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak di masa depan. Dengan demikian, tidak akan ada lagi perundungan atau saling mengejek,” tandasnya. (r6)

Pos terkait