Harlah ke 78 Muslimat NU Digelar Bulan Ini, Seperti Ini Penjelasan Khofifah

Jakarta (DOC) – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan alasan di balik majunya peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-78 Muslimat NU. Khofifah menjelaskan Muslimat NU didirikan pada 26 Rabiul Akhir 1365 Hijriah, bertepatan dengan 29 Maret 1946 Masehi.

Bacaan Lainnya

“Jadi ini bukan dimajukan, ini di tengah-tengah antara hijriah dan masehi. Hijriahnya 26 Rabiul Akhir, sekarang sudah masuk 8 Rajab kira-kira itu kawan-kawan,” ujar Khofifah, Sabtu (20/1).

Khofifah mengemukakan terdapat sejumlah cabang Muslimat NU yang telah merayakan peringatan harlah terlebih dahulu, seperti di Sulawesi Selatan, Lampung, dan Maluku Utara.

Dia menambahkan masing-masing cabang berhak memilih tanggal berapapun dan bulan apa pun untuk merayakan peringatan serupa.

“Biasa sampai enam bulan kita harlah keliling itu ya, begitu,” ucap dia.

Selain itu, Khofifah mengungkapkan alasan gelaran harlah diadakan pada 20 Januari ini sekaligus merayakan Harlah NU yang jatuh pada 31 Januari 2024.

Perayaan harlah yang bersamaan ini, kata dia, bukan yang pertama kali dilakukan. Sebab, perayaan serupa telah dilaksanakan pada Harlah ke-60 Muslimat NU.

“Kalau kita merangkai, kan Harlah NU di GBK ini juga bukan yang pertama, jadi kita juga pernah melakukan secara bersamaan antara Harlah NU dan Harlah Muslimat NU, pada zaman Kiai Hasyim Muzadi waktu itu,” tutur Khofifah. (med)