
Surabaya (DOC) – Ketua Umum Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Arifin Abdul Majid mengutuk keras pencatutan organisasi soal dukungan perpanjangan masa jabatan presiden.
Dalam pernyataan tertulisnya, Arifin Abdul Majid mengatakan bahwa APDESI, mengutuk keras penggunaan nama organisasi yang dilakukan oleh orang-orang tertentu dan menggiring opini seolah-olah seluruh Kepala desa yang bergabung dalam organisasi ini meminta perpanjangan masa jabatan presiden.
“Kami mempertanyakan kepada pemerintah mengapa nama organisasi masyarakat APDESI yang sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham masih boleh digunakan oleh orang yang tidak berhak, dan sangat kami sayangkan telah menjustifikasi seluruh anggota APDESI masuk dalam politik praktis, khususnya polemik presiden 3 periode,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/3/2022).
Karen itu, pihaknya meminta kepada Kepolisian RI mengungkap aktor intelektual yang telah menggiring isu seolah-olah seluruh anggota APDESI masuk mendukung perpanjangan masa jabatan presiden serta telah mencemarkan kehadiran Presiden Republik Indonesia seolah-olah Bapak Presiden hadir di acara tersebut karena akan mendapat dukungan untuk biasa menjadi Presiden 3 Periode dari seluruh anggota APDESI.
“Kami mengharapkan semua teman-teman media dapat membantu meluruskan informasi ini kepada masyarakat sehingga tidak terjadi penyesatan dan distorsi informasi yang merugikan kelembagaan dan anggota APDESI seluruh Indonesia,” pungkasnya. (bbs)