Jamaah Haji Lumajang Melahirkan Bayi Prematur di Makkah

Jamaah Haji Lumajang Melahirkan Bayi Prematur di MakkahLumajang,(DOC) – Kebahagiaan menyelimuti sepasang jamaah haji asal Lumajang, Jawa Timur (Jatim) usai melahirkan bayi prematur di Makkah.

Saat menjalani ibadah haji, Fachrizal Rachmad (42) dan istrinya Tristy Erlinawati (39) di karuniai bayi laki-laki yang lahir secara prematur.

Bacaan Lainnya

Putra mereka, Nu’aim bin Fachrizal Rahmat, lahir pada Jumat(13/6/2025) dini hari waktu Arab Saudi, di Rumah Sakit Bersalin Wiladah, Makkah. Saat lahir, usia kandungan Tristy baru menginjak 7 bulan dengan berat bayi hanya 1,3 kilogram.

Meski prematur, kondisi bayi dan ibunya stabil. Keduanya langsung mendapat penanganan medis dari rumah sakit setempat.

“Alhamdulillah, bayi lahir dalam keadaan sehat. Penanganan medis juga berjalan baik,” kata Kepala Kemenag Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, Senin (7/7/2025).

Pasangan ini termasuk dalam Kloter 83 Embarkasi Surabaya. Namun, karena kondisi bayi yang masih dalam perawatan, kepastian kepulangan mereka bersama rombongan masih menunggu keputusan tim kesehatan.

Faisol menyatakan, jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu biasanya di pulangkan terpisah dari kloternya untuk memastikan keselamatan.

Faisol menegaskan bahwa keberangkatan Tristy ke Tanah Suci telah sesuai prosedur kesehatan yang di tetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Ibu hamil boleh berangkat haji jika usia kandungan di atas 13 minggu dan belum melewati 36 minggu. Jamaah ini sudah di periksa dan di nyatakan layak oleh petugas medis saat masuk asrama haji,” jelasnya.

Hingga kini, Kemenag Lumajang terus berkoordinasi dengan tim kesehatan haji Indonesia di Arab Saudi. Fokus utama mereka adalah menjaga kesehatan ibu dan bayi, sekaligus memastikan opsi terbaik terkait kepulangan ke Indonesia.

“Kami pantau terus perkembangannya dan siap bantu segala kebutuhan agar proses kepulangan bisa berjalan lancar,” ujar Faisol.(imam)

Baca Juga:  Bupati Lumajang Lepas 307 Peserta Porseni ke Tingkat Provinsi

Pos terkait