Jelang Lebaran 2026, Arus Kedatangan Penumpang KA di Daop 9 Jember Tembus 101 Ribu Orang

Jelang Lebaran 2026, Arus Kedatangan Penumpang KA di Daop 9 Jember Tembus 101 Ribu Orang

Jember,(DOC) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pergerakan penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mengalami lonjakan yang cukup signifikan, khususnya pada arus kedatangan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan catatan periode 11 hingga 19 Maret 2026, jumlah penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 9 Jember mencapai 101.371 orang.

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat pada periode yang sama tercatat sebanyak 83.957 orang.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa peningkatan jumlah kedatangan penumpang menjadi indikator tingginya minat masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api.

“Lonjakan penumpang yang datang ini merupakan fenomena rutin menjelang Lebaran. Kereta api tetap menjadi pilihan utama karena menawarkan kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu,” ujar Cahyo.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan optimal agar perjalanan masyarakat selama masa angkutan Lebaran dapat berjalan lancar.

“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk memastikan pelayanan tetap prima, sehingga pelanggan dapat merasakan perjalanan yang aman dan menyenangkan,” tambahnya.

Dari seluruh stasiun yang berada di wilayah Daop 9 Jember, Stasiun Jember mencatat jumlah kedatangan tertinggi dengan total 25.571 penumpang.

Hal ini memperkuat posisi stasiun tersebut sebagai pusat mobilitas utama di kawasan tersebut.

Selain itu, sejumlah stasiun di wilayah Banyuwangi juga menjadi tujuan favorit para pemudik. Stasiun Kalisetail mencatat kedatangan sebanyak 12.220 penumpang, diikuti Stasiun Banyuwangi Kota dengan 11.343 penumpang, Stasiun Rogojampi sebanyak 9.118 penumpang, serta Stasiun Ketapang yang melayani 7.516 penumpang datang.

Tingginya angka kedatangan di wilayah Banyuwangi tidak hanya menunjukkan arus mudik, tetapi juga mencerminkan daya tarik daerah tersebut sebagai destinasi wisata.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,

KAI Daop 9 Jember telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari peningkatan kesiapan sarana dan prasarana, optimalisasi pelayanan di stasiun, hingga penguatan pengamanan di area operasional.

Baca Juga:  Polisi Gagalkan Pengiriman 8 Ton Pupuk Subsidi ke Madura

KAI juga mengimbau kepada masyarakat yang akan menggunakan jasa kereta api agar memperhatikan beberapa hal penting demi kenyamanan bersama. Penumpang disarankan datang lebih awal ke stasiun, setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

Selain itu, pelanggan diminta memastikan kesesuaian data tiket dengan identitas diri, membatasi barang bawaan, serta tetap waspada terhadap barang pribadi selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

“Kami berharap seluruh pelanggan dapat mematuhi aturan yang berlaku dan mengikuti arahan petugas. Dengan demikian, perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman,” tutup Cahyo. (r6)

Pos terkait