Ramp Check di Lumajang, Dua Bus Antar Provinsi Dinyatakan Tidak Laik Jalan

Ramp Check di Lumajang, Dua Bus Antar Provinsi Dinyatakan Tidak Laik Jalan

Lumajang,(DOC) – Arus mudik Lebaran 2026, dua unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dinyatakan tidak laik jalan saat dilakukan ramp check di Terminal Menak Koncar, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

Bacaan Lainnya

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang bersama UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (P3 LLAJ) wilayah Jember–Lumajang, serta tim penguji kendaraan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang.

Kegiatan ramp check tersebut bertujuan memastikan seluruh armada angkutan umum yang akan digunakan masyarakat selama mudik Lebaran dalam kondisi aman dan memenuhi standar keselamatan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, mengungkapkan bahwa dari total 14 unit bus yang diperiksa, dua di antaranya dinyatakan tidak memenuhi standar operasional.

“Dari 14 unit bus yang menjalani pemeriksaan ramp check, terdapat dua bus yang dinyatakan tidak laik jalan,” ujar Ipda Dendy Cucu di sela-sela kegiatan.

Dua bus tersebut diketahui merupakan bus Borobudur Indah dan Ladju dengan trayek Jember–Surabaya.

Menurutnya, ketidaklayakan bus disebabkan oleh sejumlah kerusakan teknis yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

“Bus tidak laik jalan karena handrem tidak berfungsi dengan baik, lampu sein depan dan belakang tidak berfungsi normal, serta ditemukan kaca depan yang pecah,” jelasnya.

Petugas pun langsung memberikan rekomendasi kepada pengemudi maupun perusahaan otobus agar segera melakukan perbaikan sebelum kembali beroperasi.

“Kami menghimbau agar kendaraan tersebut segera diperbaiki. Ini penting karena ramp check dilakukan secara nasional menjelang Operasi Ketupat demi keselamatan penumpang,” tegasnya.

Selain pemeriksaan teknis kendaraan, petugas juga melakukan pengecekan kesehatan terhadap sopir dan kru bus, termasuk tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sopir dan kru dalam kondisi sehat serta tidak terindikasi menggunakan narkoba.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Imbau dan Evaluasi Ulang Operasional Perahu Tambang

“Sebanyak 14 sopir dan kru bus yang menjalani tes urine hasilnya negatif narkoba,” ungkapnya.

Ipda Dendy menambahkan, ramp check merupakan langkah preventif untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang digunakan masyarakat selama mudik benar-benar aman dan layak jalan.

“Tujuan ramp check menjelang arus mudik ini untuk mengantisipasi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, sehingga transportasi umum dapat beroperasi dengan baik dan menjamin keselamatan penumpang,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait