Lumajang,(DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat pemasangan kamera pengawas (CCTV) di seluruh dusun untuk memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi.
Pemkab Lumajang menargetkan program tersebut rampung dalam waktu dekat. Pemerintah daerah juga mempercepat pencairan dana dusun guna mendukung pemasangan CCTV di seluruh wilayah.
Kabupaten Lumajang memiliki 825 dusun yang tersebar di 198 desa dan 21 kecamatan. Pemkab Lumajang mengalokasikan dana dusun sebesar Rp50 juta untuk setiap dusun. Pemerintah memprioritaskan sebagian anggaran itu untuk memperkuat keamanan lingkungan melalui pemasangan CCTV.
Target Seluruh Dusun Terpasang CCTV
Bupati Lumajang Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan pemasangan CCTV menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat hingga tingkat dusun.
“Saya minta minggu depan seluruh dusun sudah terpasang CCTV. Tadi juga saya perintahkan agar pencairan dana dusun di percepat,” ujar Bunda Indah.
Menurutnya, CCTV tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan. Pemerintah juga menjadikannya bagian dari sistem keamanan yang preventif dan terintegrasi.
Pengawasan yang lebih luas akan membantu aparat keamanan menelusuri gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat dengan lebih cepat.
“Keamanan masyarakat harus dibangun dengan langkah yang nyata dan terukur. Kehadiran CCTV diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan membuat masyarakat merasa lebih terlindungi,” katanya.
Pemkab Siapkan Pendampingan Teknis
Pemkab Lumajang juga menyiapkan pendampingan teknis apabila muncul kendala di lapangan, termasuk masalah jaringan internet maupun fasilitas penunjang lainnya.
Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh sistem pengawasan berjalan optimal hingga tingkat dusun.
“Apabila ada kendala terkait wifi maupun jaringan lainnya, pemerintah kabupaten akan melakukan pengawalan dan pendampingan agar pemasangan dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Pemkab Lumajang menjalankan program pemasangan CCTV melalui kolaborasi pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Selain memperkuat pengawasan wilayah, langkah tersebut juga menunjukkan perubahan sistem keamanan yang memadukan partisipasi masyarakat dengan dukungan teknologi.
Melalui sistem pengawasan yang semakin terintegrasi, Pemkab Lumajang berharap masyarakat dapat mencegah gangguan keamanan lebih cepat sehingga lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif.(r7)





