Surabaya,(DOC) – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya berhasil menggelar acara Khotmil Qur’an dan Halal Bihalal pada Minggu(27/4/2025). Acara ini berlangsung di Kantor DMI Kota Surabaya, Jl. Bendul Merisi Selatan IX/20, Surabaya.
Hadir dalam acara ini pengurus cabang, pengurus PC DMI Kecamatan se-Surabaya, takmir masjid, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai instansi. Salah satunya adalah perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya II, Mochamad Fatchurrochim, SH., MH. Acara di mulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama. Selanjutnya, peserta melanjutkan dengan doa Khotmil Qur’an dan Sholawat Nabi.
Drs. H. Nurhasan, yang mewakili Ketua DMI Kota Surabaya, Dr. H. Arif Afandi, M.Si, menekankan pentingnya memperkuat peran masjid. “Masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat peradaban umat. Oleh karena itu, momentum halal bihalal ini adalah kesempatan emas untuk mempererat silaturahmi antara pengurus masjid dan elemen umat Islam lainnya,” kata Nurhasan yang juga Wakil Ketua DMI Kota Surabaya.
Sinergi Antar Lembaga untuk Kemajuan Masjid
Selain itu, kehadiran Mochamad Fatchurrochim dari BPN Surabaya II memberikan dukungan nyata terhadap perlindungan aset masjid di Kota Surabaya. Dengan adanya sinergi antar lembaga, di harapkan perlindungan dan legalisasi aset masjid dapat berjalan lebih lancar. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat program-program kemasjidan ke depan.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan tausiyah Halal Bihalal yang mengangkat tema pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh rasa saling memaafkan. Semua peserta mendengarkan dengan seksama dan penuh perhatian.
Di bagian akhir acara, Bendahara DMI Kota Surabaya, Mochamad Djamil, mensosialisasikan Program UKIM (Uang Kehormatan Imam Masjid), keanggotaan masjid, dan DMI Award 2025. “Saat ini sudah ada 50 peserta DMI Award dan 80 masjid yang mendaftar sebagai anggota DMI Kota Surabaya. Kami optimistis jumlah ini akan terus meningkat,” ujar Djamil.
Terakhir, acara ditutup dengan prosesi halal bihalal antar peserta, doa bersama, dan ramah tamah. Dengan kegiatan ini harapannya dapat memotivasi masjid-masjid di Surabaya untuk lebih aktif sebagai pusat kegiatan umat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(lup/r7)





