
Lumajang, (DOC) – Tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap Asni (79), warga Dusun Kebonsari, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, yang diduga tenggelam di Sungai Bondoyudo.
Asni dilaporkan hilang sejak Rabu (30/9/2026). Hingga Kamis (1/10/2026), keberadaan nenek tersebut masih belum diketahui.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho mengatakan, laporan mengenai hilangnya Asni diterima Pusdalops BPBD Lumajang sekitar pukul 16.00 WIB.
Laporan tersebut disampaikan setelah pemerintah desa meminta bantuan untuk melakukan pencarian terhadap korban. “Sebelumnya korban diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu keluarga dan warga sekitar tidak mengetahui tujuan korban,” kata Isnugroho.
Menurut Isnugroho, sekitar pukul 10.00 WIB, seorang warga sempat melihat Asni berada di sekitar area makam yang lokasinya berada di sebelah barat Sungai Bondoyudo.
Namun, sekitar pukul 15.30 WIB, warga bernama Haris menemukan sejumlah barang di tepi sungai. Barang tersebut berupa sandal, kerudung dan sarung yang diduga milik Asni.
Temuan itu kemudian memicu pencarian oleh warga di sekitar lokasi. Namun, Asni tidak ditemukan sehingga informasi tersebut diteruskan kepada pemerintah desa dan Babinsa.
“Setelah menerima informasi tersebut, warga melakukan pencarian dengan menyusuri tepian Sungai Bondoyudo,” ujarnya.
Tim awal BPBD Lumajang kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WIB untuk melakukan asesmen. Selanjutnya, sekitar pukul 16.40 WIB, personel BPBD bersama anggota Polsek Yosowilangun tiba dan melanjutkan asesmen serta pencarian awal.
Memasuki hari kedua, pencarian kembali dilakukan oleh tim gabungan dengan menyisir aliran Sungai Bondoyudo.
Operasi pencarian melibatkan BPBD Lumajang, Babinsa Koramil 0821/11 Yosowilangun, Polsek Yosowilangun, Pemerintah Desa Yosowilangun Kidul, Bankom 737 Yosowilangun dan warga setempat.
“Hingga saat ini Asni masih belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bondoyudo,” jelas Isnugroho.
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar sungai agar meningkatkan kewaspadaan selama proses pencarian berlangsung.
Warga yang mengetahui informasi mengenai keberadaan Asni juga diminta segera menyampaikannya kepada petugas agar dapat membantu proses pencarian.
“Masyarakat juga diminta segera melaporkan informasi yang berkaitan dengan keberadaan Asni kepada petugas,” pungkasnya.





