Surabaya,(DOC) – Jelang pelaksanaan Preparatory Committee(Prepcom) 3 for Habitat III di Surabaya pada 25-27 Juli nanti, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya memasang meter air di tiga Sentra PKL. Selain itu selama tiga hari pelaksanaan Prepcom 3, PDAM melakukan penjagaan tekanan air.
Ketiga Sentra PKL yang dipasangi meter air itu masing masing Sentra PKL Keputih, Sentra PKL Arif Rahman Hakim dan Sentra PKL Karangasem.Untuk pemasangan meter air ini dilakukan karena para PKL yang berjualan di masing masing tempat tersebut dipastikan membutuhkan suplai air bersih untuk melayani konsumennya.
Menurut Manager Sekretariat dan Humas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya , Ari Bimo Sakti, sebenarnya semua Sentra PKL sudah dipasangi meter air untuk memastikan pemakaian penggunaan airnya. Namun untuk tiga PKL ini memang waktunya bersamaan dengan akan dilakukannya Prepcom 3 di Surabaya.
“Memang semua Sentra PKL sudah dipasangi meter air tersebut. Nah yang baru saja kami pasang itu di tiga lokasi tersebut. Pemasangangannya berdasarkan permintaan dari DCKTR,” ujar Bimo, Jumat (22/7/2016) sore.
Penyaluran air bersih di sentra sentra PKL tersebut merupakan penyediaan sarana untuk para PKL sehingga mereka nyaman berjualan di tempat itu. Selain itu kebersihan makanan atau minuman yang dijual kepada para pelanggan juga dijamin lebih higienis karena tidak menggunakan air sembarangan.
Tak hanya itu ada rencana tamu tamu yang mengikuti field visit selama berada di Surabaya, dikabarkan akan mengunjungi sentra PKL. Belum tahu sentra PKL mana yang akan dituju. Karenanya penyiapan sarana termasuk air bersih wajib dilakukan Pemkot Surabaya.
Karenanya setelah mendapat permintaan DCKTR, PDAM Surya Sembada langsung melakukan pemasangan pada Kamis (21/7/2016).
“Untuk penyambungan meter air itu secara teknis tidak ada masalah. Karena petugas PDAM tinggal membuatkan sambungan di jaringan pipa berdiameter 150 mm yang ada di sekitar lokasi. Selanjutnya untuk pembayaran rekening atas pemakaian air akan dikoordinasikan oleh Pemkot Surabaya,” ujar Bimo.
Untuk biaya penyambungan sama dengan biaya yang dikenakan kepada pelanggan lainnya. Berkisar Rp1 juta untuk setiap meter air diluar biaya tambahan sambungan pipa bila memang diperlukan.
Selain itu, selama pelaksanaan Prepcom 3, PDAM Surabaya selalu me njaga tekanan air agar tidak kurang dari ketinggian 2 meter. Tujuannya agar distribusi air tidak sampai kekurangan sampai ke rumah rumah pelanggan.
Hal ini dikarenakan kalau sampai tekanan air di bawah standart maka dipastikan kucuran air ke rumah pelanggan tidak akan lancar. Terutama untuk kawasan rumah susun (rusun). Apalagi direncanakan delegasi Prepcom 3 ini akan mengunjungi rusun Grudo dan Penjaringan.
Selama ini di setiap rusun sudah disediakan tandon air bawah tanah untuk menampung kucuran air PDAM. Dari tandon itu kemudian dialirkan ke setiap unit kamar rusun yang ada sampai di tingkat paling atas. “Tekanan air ini harus stabil untuk menjaga kontuinitas pasokan air kepada pelanggan. Tujuannya agar air mengalir lancar dan tidak ada masalah,” kata Bimo.
Jauh hari kata Bimo, direksi juga sudah menginstruksikan agar tim petugas teknis disiagakan untuk bergerak cepat menangani setiap kebocoran air di jalan. Untuk mengatasi masalah ini, tim teknis diminta untuk mengatasi masalah saat itu tidak boleh ditunda tunda.
Untuk kran air siap minum (KASM) Bimo memastikan sebanyak 19 KASM dalam kondisi baik dan siap digunakan. Termasuk yang ada di sekolah, taman, kampus, puskesmas dan lokasi strategis lainnya. “Kami sejak beberapa hari lalu sudah membersihkan KASM dan mengganti filternya. Sekarang siap digunakan,” katanya.(sk/r7)