PELNI Surabaya Siapkan 15 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2026, Target Layani 44 Ribu Penumpang di Jawa Timur

 

PELNI Surabaya Siapkan 15 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2026, Target Layani 44 Ribu Penumpang di Jawa Timur

Bacaan Lainnya

Surabaya,(DOC)PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) Cabang Surabaya memastikan kesiapan armada secara maksimal untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Di wilayah Jawa Timur, perusahaan pelayaran pelat merah tersebut menyiagakan 15 kapal, terdiri atas 13 kapal penumpang dan 2 kapal perintis.

Periode Angkutan Lebaran PELNI tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai 6 Maret hingga 6 April 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Berdasarkan proyeksi perusahaan, total penumpang yang akan dilayani di wilayah Jawa Timur mencapai 44.440 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 34.366 penumpang diproyeksikan menggunakan kapal penumpang reguler, sementara 10.074 penumpang lainnya akan dilayani oleh kapal perintis yang melayani rute-rute kepulauan.

Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah, menegaskan bahwa seluruh persiapan operasional telah dilakukan secara matang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Kami mengoperasikan 15 kapal di wilayah Jawa Timur, dua di antaranya merupakan kapal perintis yaitu KM Sabuk Nusantara 91 dan KM Sabuk Nusantara 92. Seluruh armada disiapkan untuk memastikan pelayanan mudik berjalan aman dan lancar,” ujar Roni, Rabu (11/2).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan KM Sabuk Nusantara 91 yang sedang menjalani proses docking atau perawatan rutin.

“KM Sabuk Nusantara 91 saat ini sedang melaksanakan docking dan diperkirakan selesai pada 26 Februari 2026. Setelah itu kapal dapat beroperasi penuh untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran,” tambahnya.

Selama periode Angkutan Lebaran, PELNI juga melakukan penyesuaian rute dan frekuensi pelayaran untuk mengakomodasi tingginya permintaan. KM Sabuk Nusantara 91 akan meningkatkan frekuensi pelayaran pada rute padat Tanjung Wangi–Sapeken. Sementara itu, KM Sabuk Nusantara 92 difokuskan untuk memperkuat rute Surabaya–Masalembo dan Kalianget–Masalembo.

Menurut Roni, langkah tersebut diambil agar distribusi penumpang dapat berjalan lebih optimal, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Baca Juga:  Arus Peti Kemas Internasional TPS Naik Tipis Secara Tahunan

“Dengan koordinasi yang baik bersama berbagai pemangku kepentingan, kami siap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur,” tegasnya.

Komitmen serupa juga disampaikan Manager Komunikasi Korporasi PELNI, Nadya Nathasya. Ia menekankan bahwa perusahaan senantiasa mengedepankan tiga pilar utama dalam operasional pelayaran, yakni Safety First, Zero Accident, dan Service Excellence.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap layanan PELNI,” ujar Nadya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang berencana mudik menggunakan kapal laut agar memesan tiket lebih awal melalui aplikasi PELNI Mobile atau kanal resmi lainnya.

“Dengan memesan tiket sejak dini, penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan terhindar dari kepadatan di hari keberangkatan,” tambahnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2026 KM Sabuk Nusantara 91 melayani rute Tanjung Wangi – Sapeken – Pagerungan Besar – Sapeken – Kangean – Kalianget (PP). Sedangkan KM Sabuk Nusantara 92 melayani rute Surabaya – Masalembo – Keramaian – Masalembo – Kalianget (PP).

Secara nasional, PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas pelayaran dan menyinggahi 75 pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu, PELNI juga mengoperasikan 30 trayek kapal perintis yang menjadi tulang punggung aksesibilitas di wilayah Terdepan, Terpencil, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP).

Kapal-kapal perintis tersebut melayani 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute pelayaran. Tidak hanya itu, PELNI juga mengoperasikan 18 kapal rede serta 8 trayek tol laut untuk mendukung distribusi logistik nasional, termasuk satu trayek khusus kapal ternak.

Dengan kesiapan armada, penyesuaian rute, serta komitmen pelayanan prima, PELNI Cabang Surabaya optimistis dapat menjadi solusi transportasi laut yang andal bagi masyarakat Jawa Timur selama musim mudik Lebaran 2026. (r6)

Pos terkait