Pembukaan Soekarno Cup 2026 di Surabaya, Said Abdullah Jamin Keadilan Bagi 16 Kontingen

Pembukaan Soekarno Cup 2026 di Surabaya, Said Abdullah Jamin Keadilan Bagi 16 Kontingen
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah saat membuka acara. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) –  Empat legenda sepak bola Indonesia Aji Santoso, Anang Ma’ruf, Yusuf Ekodono, dan Boaz Solossa menjadi pusat perhatian saat membawa obor pembukaan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Senin (10/8/2026).

Kehadiran para ikon si kulit bundar tersebut secara resmi menandai dimulainya turnamen usia di bawah 17 tahun (U-17) bertajuk “Warisi Apinya”.

Bacaan Lainnya

Prosesi estafet obor oleh para legenda menjadi puncak kemeriahan acara yang sebelumnya dibuka dengan pertunjukan Tari Kolosal Bantengan khas Jawa Timur dan penampilan drumband SMA 1 Hang Tuah Surabaya.

Pembukaan kemudian dilanjutkan dengan simulasi kick-off ke gawang oleh perwakilan kader PDI Perjuangan dari 16 provinsi peserta. Sebagai tuan rumah penyelenggara edisi ketiga ini, Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh peserta.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, memastikan kompetisi berjalan ramah, profesional, serta bebas dari diskriminasi.

“Kami berketetapan hati menjadi tuan rumah yang baik dan profesional demi menjaga kewibawaan kompetisi yang fair play. Kami tegakkan keadilan dan tidak ada sikap rasis. Seluruh talenta muda dari 16 provinsi ini adalah cikal bakal pemain profesional harapan kita bersama,” tegas Said.

Said yang juga Ketua Banggar DPR RI menegaskan, panitia menjamin penegakan keadilan dan kesetaraan tanpa diskriminasi bagi seluruh peserta.

“Kami tegakkan keadilan dan tidak ada sikap rasis kepada saudara kita. Ini sikap yang kami tunjukkan sebagai tuan rumah Soekarno Cup,” tambahnya.

Ia menyatakan pihak penyelenggara melayani kebutuhan 16 kontingen secara maksimal demi mendukung lahirnya talenta muda berbakat bagi sepak bola nasional.

“Kami akan melayani sepenuh hati terhadap 16 provinsi, perlakuan yang sama bagi semua adik-adik tercinta talenta-talenta dari 16 provinsi yanh Insya Allah akan menjadi cikal bakal pemain profesional harapan kita semua. Kami yakin bahwa peserta kami tercinta usia 17 tahun ke bawah bisa mengikuti kompetisi dengan karakter berbangsa dan bernegara yang jadi idaman kita semua,” tandasnya.

Baca Juga:  Sejak 2017 Tidak Ditemukan Kasus, Surabaya Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Menkes

Sementara itu, Ketua Panitia Soekarno Cup 2026, Eri Cahyadi, mengapresiasi penunjukan Kota Surabaya sebagai lokasi pembukaan hingga penutupan kejuaraan. Ia berharap turnamen ini menjadi panggung utama lahirnya pilar-pilar baru tim nasional di masa depan.

“Terima kasih Surabaya dipilih menjadi tuan rumah, ini menjadi momen tidak terlupakan di Jawa Timur dan dari Soekarno Cup semoga lahir para pemain terhebat untuk tingkat nasional,” tandas Eri.

Pos terkait