Pencarian Pendaki Gunung Arjuno Dihentikan, Korban Adalah Pelajar SMKN 5

Surabaya,(DOC) – Pelajar SMK Negeri 5 Surabaya, Faiqus Syamsi yang hilang di Gunung Arjono beberapa waktu lalu, masih belum bisa diketemukan.

Pencarian terhadap korban hilang yang telah digelar oleh gabungan tim search and rescue (SAR) selama 7 hari, akhirnya resmi dihentikan.

Bacaan Lainnya

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Faiqus terpisah dari rombongan yang berjumlah enam orang, saat mendaki gunung Arjuno pada 18 Desember 2018 lalu.

Tim SAR mencari survivor tersebut sejak tanggal 20 Desember sampai 26 Desember belum mendapatkan hasil signifikan.

“Hasil pencarian H-7 nihil, selanjutnya pencarian dinyatakan selesai. Namun jika sewaktu-waktu ditemukan tanda-tanda keberadaan survivor, maka operasi SAR akan dilanjutkan lagi,” ungkap SAR Mission Coordinator Farid Kurniadi, Jumat(28/12/2018).

Pasca penghentian pencarian korban, Rabu (26/12/2018) malam. Gabungan tim search membuat berita acara penghentian yang ditanda tangani koordinator tim SAR, Tahura R Soerjo dan pihak keluarga.

Data yang dihimpun, Faiqus Syamsi berusia 17 tahun, beralamatkan di Jalan Kendangsari Gang XV Surabaya. Faiqus merupakan pelajar SMKN 5 dan melakukan pendaian bersama enam teman lainnya di Gunung Arjuno. Mereka berangkat 16 Desember 2018 dan Faiqus terpisah dari rombongan 18 Desember 2018.

Dalam laporannya, Farid mengatakan tim pencarian telah dibagi dalam empat sru (tim). Sru pertama, melaksanakan pencarian menuju posisi Lokasi Korban Pencarian (LKP). Lalu sru kedua melakukan penulusuran tebing dengan area 07° 45’ 34.7″ S 112° 35’ 15.4″ E, lalu di 07° 45’ 36″ S 112° 35’ 16″ E, berikutnya di 07° 45’ 35.5″ S 112° 35’ 18.3″ E dan di 07° 45’ 34″ S 112° 35’ 18″ E.

“Di lokasi ini menurut keterangan teman survivor sempat mendengar suara batuan runtuh,” katanya.

Sru ketiga melakukan pencarian dari  tebing ke bawah. Kemudian sru keempat melakukan pencarian tipe 3 dengan S.A 07° 45’ 31″ S 112° 35’ 16″ E, 07° 45’ 37″ S 112° 35’ 16″ E, 07° 45’ 37″ S 112° 35’ 22″ E dan 07° 45’ 31″ S 112° 35’ 22″ E. Namun dari semua hasil pencarian, hasilnya tidak menemukan survivor.

Baca Juga:  Cegah Kasus Kekerasan Seksual, Wali Kota Imbau Orang Tua Awasi Anak di Luar Rumah

Dikatakan, tim SAR yang diturunkan banyak melibatkan tim-tim rescue. Yakni Basarnas Surabaya, Polsek Prigen, Tahura R. Soerjo Prigen, AGL, SAR Surabaya (SARSU), SAR Penanggungan, Tagana, USSAR, Kopi Ireng, BDRT (Bonek Disaster Response Team) dan BPBD Kab. Pasuruan.

Selain itu ada pula dari BP 1314, Gerojogan Sewu, SAR Mahameru, Satupa, Dinkes Kabupaten Pasuruan, Yepe,  Gimbal Alas, SAR Forsil Mapala Malang Raya, Sekber Sidoarjo dan Gimbal Gunung Tretes. Ada pula tim lainnya dari LPB NU Mojokerto, Palaga, Orong-Orong Malang, SAR Samudra, Peasteamb Surabaya, Gurila Rescue, Wanadri, Wirabuana, Malang Selatan Rescue dan TS.(robby/r7)

Pos terkait