D-ONENEWS.COM

Perempuan Rentan Terjerat Pinjaman Online, Ini Sebabnya

Jakarta (DOC) – Di situasi pandemi Covid-19, keadaan belum pulih sepenuhnya. Terlebih di sektor ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat.

Tak heran jika kini mulai banyak penawaran menarik dari pinjaman online (pinjol). Bahkan kelompok yang lebih rentan terjerat pinjol adalah perempuan.

Menurut Dosen Sosiologi Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyu Kustiningsih, perempuan lebih rentan karena di masa normal saja perempuan sudah rentan dan pandemi semakin menambah beban perempuan.

Saat pandemi, tidak sedikit perempuan terutama ibu rumah tangga yang harus menerima kenyataan suaminya yang bekerja di sektor informal menurun pendapatannya.

Jalan pintas menyambung hidup
Sementara itu kebutuhan hidup terus meningkat. Selain mengurus domestik, perempuan juga mendampingi anak sekolah dari rumah dan belum lagi kalau yang juga bekerja.

“Di sisi lain suami pendapatannya menurun akibat pandemi dan ada yang kena PHK, sementara kebutuhan tidak menurun tetapi terus naik,” ujarnya, seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (8/10).

Tentu, kondisi tersebut menjawab mengapa mayoritas perempuan, terutama di pedesaan menjadi korban pinjol.

Mereka mau tidak mau mengambil jalan pintas melalui pinjol yang memberikan pinjaman dengan persyaratan dan ketentuan yang mudah dan cepat proses pencairan dananya.

Berbeda dengan mengambil pinjaman di bank dengan persyaratan dan proses pengajuan yang tergolong rumit dan memakan waktu panjang.

“Dalam kondisi keterdesakan ekonomi, yang dipilih masyarakat adalah jalan pintas untuk menyambung hidup,” urainya. (kc)

Loading...