Blitar, (DOC) – Akses masyarakat terhadap LPG 3 kilogram kini semakin dekat dan mudah. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus resmi menggandeng Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai titik penyaluran energi bersubsidi langsung di tingkat desa dan kelurahan.
Untuk memastikan keandalan pasokan, Pertamina meninjau kesiapan operasional sembilan gerai KDKMP di Kota Blitar dan Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (15/10/2026).
Peninjauan ini meliputi kesiapan gudang, ketersediaan stok, hingga sistem operasional penyaluran agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan energi rumah tangga sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa.
“Melalui kolaborasi dengan KDKMP, kami berharap akses masyarakat terhadap LPG 3 kg semakin dekat dan mudah dijangkau. Kami juga terus mendorong agar penyaluran di gerai koperasi ini berjalan transparan dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Ahad, Jumat (16/10/2026).
Di Kota Blitar, uji kesiapan dilakukan di lima gerai, yaitu Kelurahan Ngadirejo, Sentul, Tanggung, Bendo, dan Kepanjenlor. Sementara di Kabupaten Bojonegoro, peninjauan menyasar empat gerai desa, yakni Desa Campurejo, Pacul, Trucuk, dan Banjarsari.
Tak hanya meninjau jaringan distribusi, Pertamina Patra Niaga juga menyerahkan 500 paket sembako bagi warga kurang mampu di kedua wilayah tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial.
Langkah penguatan jaringan energi berbasis koperasi ini mendapat dukungan penuh dari lintas Kementerian dan Pemerintah Daerah.
Peninjauan di Blitar turut dihadiri oleh Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes RI dr. Elvieda Sariwati, M.Epid., Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi Dita Novianti, S.Si., Apt., MM., serta Pjs VP Retail Gas Sales Pertamina Patra Niaga Alfinoza.
Sementara di Bojonegoro, hadir Staf Ahli Budaya Kerja Kemenpan-RB Abdul Hakim serta Staf Khusus Kemenpan-RB Donny Adityawarman bersama jajaran pemda setempat.
Melalui sinergi ini, jaringan KDKMP diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan energi masyarakat desa sekaligus memfasilitasi distribusi LPG bersubsidi agar benar-benar tepat sasaran.





