Polda Jatim Bongkar Mafia BBM dan LPG Bersubsidi di 13 Kabupaten/Kota

Polda Jatim Bongkar Mafia BBM dan LPG Bersubsidi di 13 Kabupaten/Kota


Surabaya, (DOC) – Kepolisian Daerah Jawa Timur membongkar praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi yang tersebar di 13 kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Pengungkapan jaringan penyimpangan distribusi energi bersubsidi jenis Pertalite, Bio Solar, dan tabung LPG 3 kilogram ini disampaikan langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono di Mapolda Jatim, Selasa (3/11/2026).

Operasi penindakan serentak yang berjalan sejak 19 Oktober 2026 melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut menyasar belasan daerah, meliputi Mojokerto, Kabupaten Probolinggo, Banyuwangi, Tulungagung, Kota Probolinggo, Lumajang, Kabupaten Blitar, Kota Kediri, Situbondo, Sidoarjo, Lamongan, Pasuruan, hingga Bondowoso.

“Kepolisian terus memperketat pengawasan dan menindak tegas siapa pun yang bermain dalam distribusi energi bersubsidi. Tidak ada toleransi bagi pihak yang memanfaatkannya demi keuntungan pribadi,” tegas Irjen Pol. Dekananto.

Konferensi pers pengungkapan kasus ini turut disaksikan oleh Jaksa Fungsional Bidang Pidana Umum Kejati Jatim Dwi Hartanta, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa, serta Direktur BBM BPH Migas Chrisnawan Anditya.

Langkah tegas jajaran Polda Jatim mendapat apresiasi penuh dari Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyatakan koordinasi lintas instansi menjadi kunci penting menjaga alokasi subsidi tepat sasaran.

“Kami mengapresiasi penindakan dari aparat penegak hukum. Di internal, Pertamina juga mengencangkan pengawasan terhadap seluruh lembaga penyalur. Jika ada pangkalan atau SPBU yang terbukti melanggar dan terlibat penyimpangan, sanksi tegas langsung kami jatuhkan,” ujar Iwan.

Dukungan senada disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi.

Ia menegaskan BBM dan LPG bersubsidi merupakan hak masyarakat kurang mampu dan sektor usaha terpilih yang distribusinya dilindungi aturan negara.

Meski terjadi pengungkapan kasus di belasan daerah, Pertamina memastikan pasokan pasokan energi untuk masyarakat Jawa Timur tetap aman dan mencukupi.

Baca Juga:  Cegah Remaja Keluyuran di Malam Hari, Wali Kota Eri Cahyadi Imbau Orang Tua Memantau Anaknya

“Stok BBM dan LPG 3 kg di Jawa Timur dipastikan dalam kondisi terjaga. Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli kebutuhan energi secara wajar di lembaga penyalur resmi,” pungkas Ahad.

Pertamina turut mengingatkan warga untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi berplang hijau serta memastikan segel tabung dalam kondisi utuh guna menjamin kualitas dan keamanan pemakaian.

Pos terkait