PKB Tak Gentar Hadapi Pasangan Calon PDI-P

Surabaya,(DOC) – Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Mujiaman Sukirno melakukan road show dan sosialisasi ke kader parpol-parpol pendukung bacawali Machfud Arifin (MA) pada Pilkada Surabaya 2020. pada Rabu (2/9/2020), Mujiaman tatap muka dengan kader dan pengurus DPC PKB Kota Surabaya di Hotel Mercure.

Sekretaris DPC PKB Kota Surabaya Mazlan Mansyur mengatakan, jika PKB sudah siap mati-matian untuk memenangkan pasangan calon Machfud Arifin (MA)-Mujiaman.
“Target PKB bisa menyumbangkan 800 ribu suara untuk pasangan MA-Mujiaman pada kontestasi pilkada nanti,” ujar Mazlan Mansyur.

Bacaan Lainnya

Guna mewujudkan itu, lanjut dia, PKB akan mendirikan posko pemenangan di 44 titik se Surabaya. Selain itu, masing-masing partai pen gusung jauh-jauh hari sudah membentuk koordinator (korkel) di 154 kelurahan.
Total ada 1.232 korkel. “Masing- masing korkel nanti akan merekrut relawan yang ditargetkan bisa mengumpulkan 1,3 juta suara “ungkap mantan anggota DPRD Surabaya ini.

Dengan persiapan yang sudah berjalan dan cukup matang ini, PKB optimistis pasangan MA- Mujiaman bisa memenangkan kontestasi pilkada itu. Apalagi, untuk rekrutmen relawan ini sudah terintegrasi dengan partai. ” Jadi kesiapan tim MA ini sudah terorganisir dengan baik.”jelas Mazlan Mansyur.

Ditanya soal calon lawan, Mazlan Mansyur menegaskan siapapun calon yang direkom PDI-P, pasangan MA-Mujiaman bersama delapan parpol pengusung tidak gentar.
“Kita tidak terpancing dengan aksi PDI-P. Siapapun lawannya nanti, kita tidak gentar. Bahkan, kita siap memenangi pilkada ini, “pungkas dia.

Soal penampilan Mujiaman, Mazlan Mansyur men yebut saat sosialisasi mulai tampak ke NU- annya.
” Pak Mujiaman mulai kelihatan ke -NU-annya.Apalagi kalau sudah pakai peci, ” pungkas dia.

Mujiaman Dikenalkan dengan Kader-Kader Parpol Pengusung MA

Acara silaturahmi dan perkenalan bacawawali Mujiaman Sukirno dengan pengurus dan kader PAN di Hotel Mercure, Rabu (2/9/2020), sedikit diwarnai kejutan.

Di tengah acara, Mujiaman diangkat men jadi warga kehormatan PAN. Ini ditandai pemberian jaket PAN oleh Sekretaris DPD PAN Surabaya, Endras Heru Sulistyono.

Apa kata Mujiaman? ” Hari ini saya merasa nyaman berada di tengah-tengah pengurus PAN. Apalagi diberi jaket, tambah gaul, “ujar Mujiaman.

Selanjutnya, Mujiaman memceritakan proses hingga dirinya mendapat” kasih sayang” dari MA. “Saya bertemu Pak MA baru dua kali. Lantas beliau memberi pertanyaan, apa sanggup jika keluarganya meminta saya untuk mendampingi Pak MA, ” jelas Mujiaman.

Mendapat tawaran seperti itu, Mujiaman pun menyatakan kesiapannya untuk mendampingi dan memenangkan MA sebagai wali kota, ” Ya penunjukan saya itu sebagai kasih sayang Pak MA dan keluarga. Sebab apa yang dikorbankan Pak MA dalam kontestasi ini cukup besar, ” ungkap dia.

Sebagai bentuk komitmen kepada MA dan parpol pengusung, Mujiaman pun mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya. “Saya ingin memberi contoh, bahwa ikut kontestasi pilkada harus elegan, ya harus mundur dari jabatannya,” tandas dia.

Sementara Gus Amik, ketua tim pemenangan MA-Mujiaman mengaku, jika dirinya mendapat amanah dari MA untuk mengawal Mujiaman silaturahmi dengan parpol-parpol. ” Pak Mujiaman kita ajak road show ke parpol-parpol agar para kader mengenal Pak Mujiaman. Ada saatnya nanti bersama- sama (MA-Mujiaman), ” tandas dia.

Dipilihnya Mujiaman sebagai wakil MA, dinilai Gus Amik adalah pilihan yang tepat. Dan itu melalui proses panjang dan juga dilakukan fit and proper test.”Dipilihnya Pak Mujiaman ini murni keputusan MA setelah beliau salat Istokhoroh,” ungkap dia.

Setelah dipilih MA, lanjut dia, Mujiaman ditanya apa mau mundur dari jabatannya.
” Ternyata pak Mujiaman langsung teken surat pengunduran diri dari Dirut PDAM.Sikap tegas seperti ini sangat dibutuhkan. Kalau tidak punya karakter seperti itu justru menyesatkan, ” imbuh dia seraya menambahkan pasangan MA-Mujiaman akan menang jika PAN sungguh -sungguh mau atas sampai bawah.

Ketua DPD PAN Surabaya Hafidz Suadi mengatakan, semua orang tak menyangka jika MA memilih Mujiaman sebagai wakilnya. “Ini karena Mujiaman gerakannya minim,” tandas dia. (dhi)