D-ONENEWS.COM

PWNU Jatim Minta Masjid di Zona Merah Tak Selenggarakan Shalat Idul Adha

Surabaya (DOC) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengimbau pengurus masjid yang berada di zona merah Covid-19 tidak melaksanakan salat Idul Adha pada Jumat (31/7).

“Kalau di kawasan itu benar-benar (zona) merah, sebaiknya mereka shalat di rumah masing-masing,” ujar ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar seperti dilansir dari Antara, Kamis (30/7).

Kendati demikian, Marzuki mengatakan masjid yang berada di zona merah namun tidak ada penyebaran Covid-19 atau dalam kondisi aman, makan diizinkan menggelar salat Id berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Seluruh jemaah yang hadir diharuskan mengenakan masker, cuci tangan sebelum masuk masjid, dan menjaga jarak antar saf.

Tak hanya itu, Marzuki juga mengimbau agar khutbah usai salat Id dipersingkat demi menekan waktu kerumunan warga di masjid.

“Kami juga mohon dengan sangat, khutbah shalatnya jangan lama-lama maksimal 10 menit, tidak harus pakai surat yang panjang. Sehingga kira-kira salatnya selesai seperempat jam untuk mengurangi lamanya waktu kerumunan,” ucapnya.

Sementara itu, terkait penyembelihan hewan kurban, Marzuki menjelaskan setiap satu ekor hanya boleh ditangani oleh dua sampai lima orang. Tak hanya itu, proses pembagian hewan kurban juga diminta agar diubah.

“Untuk pembagian hewan kurban agar dapat diantar sehingga tidak terjadi kerumunan di tempat penyembelihan,” katanya.(ant/cnn)

Loading...