Seleksi Calon Sekda Surabaya, Ketua DPRD: Harus Cekatan dan Loyal Dukung Wali Kota!

Ketua DPRD Surabaya: Jam Malam Anak Kebijakan PositifSurabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya sedang menyeleksi Calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru. Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, menekankan pentingnya figur yang cekatan dan mampu menterjemahkan visi Wali Kota Eri Cahyadi ke dalam kebijakan konkret.

“Kandidat Sekda harus cepat tanggap, cakap mengambil keputusan strategis, serta sejalan dengan visi-misi Wali Kota,” ujar Adi pada Jumat (1/8/2025) usai mendarat di Bandara Juanda.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, Sekda bukan hanya posisi administratif, melainkan aktor utama yang menggerakkan mesin birokrasi kota.

Pemkot Surabaya telah menggelar seleksi kompetensi jabatan pada Jumat pagi, bertempat di Ruang Sidang Wali Kota. Empat birokrat senior mengikuti seleksi, yaitu:

  1. R Rachmad Basari, SE., MM., CGCAE
  2. Dr. Eddy Christijanto, Drs., M.Si
  3. Drs. Dedik Irianto, MM
  4. Lilik Arijanto, ST., MT

Mereka dinilai memiliki pengalaman luas serta kemampuan komunikasi yang solid, baik dengan jajaran birokrasi maupun DPRD.

“Saya percaya mereka semua punya integritas dan kemampuan. Namun, hanya satu yang akan menjadi mitra strategis Wali Kota,” kata Adi.

Panelis Nasional Tinjau Kepemimpinan dan Integritas

Lima panelis independen hadir untuk menguji kemampuan para kandidat. Mereka berasal dari instansi nasional dan perguruan tinggi ternama:

  • Seleksi Calon Sekda Surabaya, Ketua DPRD: Harus Cekatan dan Loyal Dukung Wali Kota!Aba Subagja, S.Sos. – Deputi SDM Aparatur Menpan-RB
  • Prof. Dr. Fendy Suhariadi, MT., Psikolog – UNAIR
  • Prof. Ir. Hera Widyastuti, M.T., Ph.D – ITS
  • Prof. Badri Munir Sukoco, MBA, Ph.D – Direktur Pascasarjana UNAIR
  • Indah Wahyuni, SH, M.Si – Kepala BKD Jatim

Panelis menggali wawasan peserta tentang visi pembangunan kota, manajemen organisasi, inovasi birokrasi, dan integritas kepemimpinan.

Menurut Adi, Sekda harus mampu membangun tim kerja yang solid dan menjembatani kebijakan antara eksekutif dan legislatif.

“Koordinasi dengan DPRD sangat penting. Sekda perlu terampil menjalin komunikasi agar program-program berjalan lancar,” ujarnya.

Baca Juga:  Pagar Tinggi Mal Pakuwon Disorot DPRD Surabaya, Pemicu Keresahan dan Kesan Kota Tidak Aman

Selain itu, Adi juga menekankan pentingnya loyalitas. Ia menyebut, Sekda tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga pendamping setia Wali Kota yang siap bekerja di segala situasi.

Tantangan Sekda Baru: Akselerasi dan Inovasi

Surabaya saat ini bergerak menuju transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, Sekda terpilih harus mampu mempercepat proses pelayanan publik dan menciptakan birokrasi yang adaptif.

“Pekerjaan Sekda tidak ringan. Ia harus gesit, solutif, dan inovatif. Kita butuh pemimpin yang mampu menggerakkan perubahan,” kata Adi.

Melalui seleksi ketat ini, Adi yakin Pemkot Surabaya akan mendapatkan pemimpin birokrasi yang tepat. Ia berharap hasil seleksi menghasilkan Sekda yang tak hanya cakap secara teknis, tapi juga visioner dan berdedikasi penuh pada warga Surabaya.

“Kita butuh Sekda yang tidak sekadar birokrat, tetapi pemimpin. Warga menunggu birokrasi yang lebih cepat dan pelayanan yang lebih baik,” tutupnya.(r7)

Pos terkait