Surabaya Telah Layak Disebut Kota International

Tidak ada komentar 283 views

Foto : Wali Kota, Tri Rismaharini naik Jeep saat mengarak penghargaan Lee Kuan Yew

Surabaya,(DOC) – Penghargaan Lee Kuan Yew, World City Prize kategori Special Mention yang diraih oleh kota Surabaya menobatkan kota pahlawan setara dengan kota-kota international di  dunia.

Betapa tidak, penghargaan Lee Kuan Yew yang diserahkan di Singapura, Senin(9/7/2018) kemarin, hanya diterima oleh kota Surabaya Indonesia, kota Tokyo Jepang, kota Hamburg Jerman, Kazan Rusia dan Seoul Korea Selatan (Korsel).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini didampingi Wakil Wali Kota, Whisnu Sakti Buana bersama Ketua DPRD kota Surabaya, Armudji dan Forum Pimpinan Daerah kota Surabaya, dengan semangat meng-arak penghargaan international itu mulai dari Makorem Surabaya menuju Taman Surya, Selasa(10/7/2018) pagi.

Hal ini bertujuan agar warga Surabaya mengetahui kiprah dan prestasi kotanya yang sudah dikenal ditingkat dunia.

“Perjuangan kita masih belum selesai meski kita perlu bangga karena kota kita sudah sejajar dengan kota – kota Ibukota di Dunia seperti Tokyo, Seoul, Kazan dan Hamburg. Harapan saya Surabaya bisa seperti kota Madelin yang meraih penghargaan spesial mention beberapa tahun dan akhirnya menjadi juara Utama,” ungkap Tri Rismaharini saat memberikan sambutan, usai arak-arakan yang finish di Taman Surya.

Foto : Wali Kota Tri Rismaharini, bersama Kapolrestabes Surabaya, Wakil Wali Kota Surabaya saat tiba di depan Taman Surya dengan membawa piagam penghargaan Lee Kuan Yew, World City Prize kategori Special Mention

Dengan penghargaan ini, menurut Risma sapaan akrab Walikota, yang terpenting bukan soal kebanggaannya, tapi soal peningkatan kesejahteraan masyarakat yang akan dioptimalkan.

“Penghargaan Lee Kuan Yew kategori spesial mention yang diraih Surabaya adalah soal kesehahteraan. Masyarakat Surabaya dinilai lebih sejahtera sehingga menjadi salah satu nominsi  penerima penghargaan,” kata Risma.

Selama di Singapura, dirinya telah menjalin kerjasama dengan menteri pembangunan nasional dan SDM serta menteri Luar Negeri Pertanahan.

Kerjasama itu, lanjut Risma, salah satunya yakni berupa studi banding bagi pelajar ke Singapura.

“Kita dipersilahkan mengirim pelajar ke Singapura. Bahkan pak Menteri (Menteri Luar Negeri Singapura,red) menawarkan studi 6 bulan untuk merubah mindset pelajar. Tapi masalahnya anak-anak pasti kangen sama ibunya. Kangen gak?,” celetuk Risma dihadapan para siswa SD dan SMP yang hadir di Taman Surya untuk menyambut datangnya penghargaan international.

Sementara itu, Ketua DPRD kota Surabaya, Armudji, pada kesempatan yang sama, menyatakan, bangga atas prestasi yang di raih kota Surabaya. 

Menurut politisi PDIP ini, sudah beberapa kali Surabaya memperoleh penghargaan dunia, sehingga layak jika sekarang Surabaya disebut kota international.

“Setuju kalau Surabaya kita sebut kota international. Ini berkat Bu Risma(Wali kota,red) dan Wakil Wali kota yang telah berhasil menata kota ini. Tak luput juga ucapan terimakasih saya kepada masyarakat yang hadir di Taman Surya maupun yang tak hadir, karena juga mempunyai andil atas prestasi bergengsi ini,” kata Armudji dalam sambutannya.(rob/r7)