Tak Bisa Pentas Karena Pandemi, Dalang Jual Wayang dan Gamelan

dalang muda, Anom Dwijo KangkoBoyolali,(DOC) – Masa pandemi Covid 18 yang membuat para dalang wayang kulit di Kabupaten Boyolali tak bisa pentas, memaksa mereka menjual propertinya.

Para pelaku seni wayang kulit yang tergabung dalam Wayang Boyolali, membuka lapak di pinggir-pinggir jalan sekitaran Pasar Mangu, Boyolali, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Alat-alat pentas di gelar di lapak mereka masing-masing untuk di tawarkan kepada calon pembeli. Untuk menarik minat calon pembeli, pelaku seni wayang kulit ini, juga rela memakai kostum dalang dan berteriak-teriak menawarkan propertinya.

“Terpaksa dipajang wayang koleksinya dan gamelan untuk dijual,” ungkap salah satu dalang muda, Anom Dwijo Kangko.

Selain para dalang, pelaku tata rias manten, sinden, video shooting juga ikut membantu menjual wayang dan properti pentas lainnya.

“Sudah berusaha dijual lewat online dan media sosial tetapi tidak ada yang laku. Akhirnya berjualan dipinggir jalan secara ramai-ramai. Banyak orang bisa melihat langsung wayang koleksinya,” katanya.(jj/r7)