Surabaya,(DOC) – Pemkot Surabaya akan melakukan test psikolog terhadap 250 pegawai yang saat ini masih menjabat Sekretaris Kelurahan dan Kepala Seksi Pemerintahan, guna mengisi jabatan Lurah di 15 kelurahan.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Edi Christijanto, Senin (9/1/2017) mengakui, pasca pelantikan 1559 pejabat di lingkungan Pemkot, masih menyisakan 15 jabatan Lurah yang kosong. Hal ini akibat Pemkot kesulitan mendapatkan personel yang tepat.
“Karena Lurah kan ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah. Makanya dibutuhkan yang kuat, gak mudah masuk angin,” ujarnya dengan kelakar
Edi menegaskan, untuk mendapatkan sumber daya manusia yang mumpuni untuk memimpin kelurahan, pemerintah kota akan melakukan psikotes, Rabu (11/1/2017).
“Yang dites seluruh Sekretaris Kelurahan dan Kasi Pemerintahan,” tuturnya
Menanggapi pengisian jabatan di kelurahan selepas mutasi besar-besaran akhir tahun lalu, Wakil ketua Komisi A DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan, bahwa hal itu menunjukkan kehati-hatian pemerintah kota dalam mendapatkan figure yang pas.
“Walikota sangat berhati-hati dalam memilih, karena ingin mendapatkan kualitas SDM yang terbaik,” paparnya
Ia menegaskan, 250 orang yang akan menjalani tes psikologi mempunyai peluang yang sama dalam mendapatkan. Hanya, mereka yang terpilih tentunya yang meraih nilai terbaik dari hasil psiko tes yang dijalankan nantinya.
“Setelah di tes, mereka akan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan yang ada,” kata Politisi PDIP.(k4/r7)