60 Mortir dan 3 Proyektil Militer Dijual ke Toko Rongsokan

Jakarta,(DOC) – Puluhan mortir dan bom militer ditemukan di toko rongsokan, milik Dafir (37) yang terletak di jalan KH. Ahmad Dahlan, RT-5/10 Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu(7/11/2018) kemarin.

Kini tim Gegana mengamankan puluhan mortir dan bom militer tersebut dari dalam gudang rongsokan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Dedy Supriyadi, pemilik toko rongsokan,Dafir, telah membeli sebuah barang dari 2 orang tak dikenal yang datang menggunakan mobil bak terbuka.

Awalnya pemilik toko mengira barang-barang rongsokan itu adalah besi bekas yang sudah tak digunakan.

“Sekitar pukul 15.00 WIB, pemilik lapak kedatangan penjual, mengaku hendak menjual besi bekas. Tanpa curiga kemudian besi itu ditimbang, dengan berat total 240 kilogram,” jelas Dedi, Kamis (8/11/2018).

Setelah malam harinya, Dafir memeriksa barang bekas yang disimpan penjual di dalam empat karung itu, untuk dibawa ketempat peleburan besi. Namun seketika itu Dafir kaget, karena yang dia dapati adalah mortir.

“Pas diperiksa ternyata mortir, penemuan itu kemudian dilaporkan pemilik lapak ke pengurus RT, Bhabinkamtibmas dan Polsek Cipondoh,” terang Dedi.

Kini kasus tersebut ditangain oleh Satuan Gegana dari Satbrimob Polda Metro Jaya yang tiba menangani penemuan mortir tersebut, Kamis(8/11/2018).

Dari hasil penyelidikan, diketahui puluhan mortir dan tiga proyektil tersebut merupakan bom militer.

60 mortir dan tiga proyektil bom militer yang berhasil diamankan yakni; 57 buah mortir ukuran besar dengan panjang 30 sentimeter dan berdiameter 9 sentimeter, 3 mortir ukuran kecil dengan panjang 21 sentimeter dan berdiameter 6 sentimeter, kesemuanya kondisinya berkarat. Kemudian 3 buah proyektil dengan panjang 15 senitmeter dan berdiameter 3,5 sentimeter.(l6/chae/yun/r7)