Surabaya, (DOC) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bersama istri dan kedua anaknya, ikut serta dalam Salat Perayaan Iduladha 1445 Hijriah di halaman Balai Kota Surabaya. Mereka tiba sesaat sebelum salat di mulai.
Salat Iduladha di Taman Surya di mulai tepat pukul 06.00 WIB, dengan Ustadz Miftahul Arifin, seorang Qori’ Nasional, sebagai imam, dan khotbah di sampaikan oleh KH Dhofir Ahmad.
Seusai salat, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa Hari Perayaan Iduladha adalah momen untuk berbagi dan menjalankan perintah Allah SWT. Ia menekankan pentingnya berkorban dengan ikhlas dan berbagi kepada sesama.
“Dengan salat Iduladha ini, saya sampaikan kita harus banyak belajar mengenai keikhlasan dalam berderma, mencontoh Nabi Ibrahim AS yang begitu ikhlas mengorbankan segalanya untuk masyarakat,” ujar Wali Kota Eri.
Eri berharap masyarakat Surabaya dapat meneladani keikhlasan tersebut dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ia juga menyebutkan bahwa jiwa sosial ini akan di pupuk dalam program Kampung Madani.
“Salah satu tujuan Kampung Madani adalah membentuk masyarakat dengan jiwa sosial yang tinggi. Mencontoh kebaikan para nabi dalam memiliki jiwa sosial yang tinggi akan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di perkampungan,” harapnya.
Di tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Surabaya berkurban sebanyak 94 ekor sapi dan 30 ekor kambing. Hewan kurban tersebut di salurkan ke musala, masjid, pondok pesantren, dan panti sosial di seluruh Surabaya.
“Pembagian di lakukan melalui proposal yang di ajukan, kemudian kami kumpulkan dan distribusikan. Sebagian sudah di sembelih di Masjid Al-Muhajirin,” jelas Cak Eri, sapaan akrabnya.
Terakhir, Wali Kota Eri mengingatkan masyarakat agar tidak membuang kotoran hewan kurban sembarangan ke sungai untuk mencegah pencemaran air.
“Buanglah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terdekat. Nanti akan ada petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang mengambilnya. Tempatkan kotoran dalam karung dan taruh di TPS, jangan di buang di sungai,” tegasnya





