Lumajang, (DOC) – Polres Lumajang telah mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan pelaksanaan Pilkadan serentak 2024. Sebanyak 3.950 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Linmas akan bertugas selama 135 hari mulai 19 Agustus hingga akhir tahun.
Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang untuk operasi pengamanan. Operasi ini di beri sandi Operasi Mantap Praja Semeru 2024. Fokus utama adalah pada kegiatan preventif di dukung dengan penegakan hukum yang tegas.
“Kami telah mengecek kesiapan 3.950 personel gabungan, sarana, dan prasarana. Semua siap untuk menjaga kondusivitas Pilkada di Lumajang,” tegas Kapolres saat memimpin apel gelar pasukan di Alun-Alun, Senin (19/8/2024).
Pilkada serentak di Jawa Timur tahun ini memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. Terutama terkait dengan potensi pemanfaatan politik identitas, hoaks, dan kampanye negatif.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Lumajang akan menempatkan personel di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayahnya.
“Kami akan melakukan pemetaan terhadap TPS-TPS yang di anggap rawan dan akan memperketat pengamanan di sana,” tambah Rofik.
Polres Lumajang berkomitmen untuk bekerja sama dengan TNI dan Forkopimda lainnya. Guna menciptakan suasana yang aman dan damai selama pelaksanaan Pilkada.
Pihaknya juga akan terus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan mengambil tindakan yang di perlukan.
“Kami berharap Pilkada 2024 dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis,” pungkas Rofik (Imam)