Dugaan Korupsi di PD Pasar Surya, DPRD Surabaya Dorong Evaluasi Total BUMD

Dugaan Korupsi di PD Pasar Surya, DPRD Surabaya Dorong Evaluasi Total BUMD
Dugaan Korupsi di PD Pasar Surya, DPRD Surabaya Dorong Evaluasi Total BUMD

Surabaya, (DOC) – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyampaikan harapannya agar penegakan hukum terhadap petinggi PD Pasar Surya bisa menjadi pelajaran. Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu di lakukan, tidak hanya di PD Pasar Surya, tetapi juga pada seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Surabaya.

Fathoni menegaskan, setiap BUMD harus bekerja sungguh-sungguh sesuai mandat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Bacaan Lainnya

“Penegakan hukum ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola BUMD. Mereka harus fokus menjalankan tugas sesuai core bisnis masing-masing,” katanya.

Terkait dugaan korupsi penggelapan uang parkir di PD Pasar Surya, Fathoni mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam. Ia menilai, kasus ini mencoreng upaya Pemkot Surabaya dalam memaksimalkan pendapatan dari sektor parkir.

“Ini menjadi perhatian serius. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan untuk membayar retribusi parkir, karena takut uangnya tidak di setorkan ke negara,” ujarnya.

Fathoni khawatir, ketidakpercayaan publik dapat berdampak pada keberlanjutan pengelolaan parkir. Ia juga mengingatkan bahwa transparansi dalam pengelolaan pendapatan daerah harus menjadi prioritas.

Dorongan untuk Segera Ganti Direksi

Sebagai langkah pemulihan kepercayaan publik, Fathoni meminta Pemkot Surabaya segera mengganti direksi PD Pasar Surya yang telah di tetapkan sebagai tersangka.

“Penggantian harus di lakukan segera, tanpa perlu menunggu status terdakwa. Kondisi ini sudah masuk kategori luar biasa. Langkah cepat di butuhkan agar kinerja perusahaan tidak terganggu,” jelasnya.

Fathoni menekankan, PD Pasar Surya memiliki peran penting dalam mendorong sektor ekonomi mikro di Surabaya. Karena itu, keberlangsungan kerja direksi lainnya harus di jaga agar tugas utama perusahaan tetap berjalan.

Lebih lanjut, Fathoni mengkritik lemahnya fungsi pengawasan yang di lakukan oleh badan pengawas PD Pasar Surya. Menurutnya, kasus ini menunjukkan adanya celah dalam pengawasan internal.

“Peristiwa ini menandakan bahwa badan pengawas belum menjalankan fungsinya dengan optimal. Kejadian seperti ini seharusnya bisa dicegah lebih awal,” tegasnya. (r6)

Pos terkait