Surakarta, (DOC) – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menggelar penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode II Tahun XXXVI-2026 di Ballroom Hotel Alila Surakarta, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam memperkuat penghimpunan dana masyarakat sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, mengatakan program Simpeda yang telah berjalan lebih dari tiga dekade terbukti menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).
Hingga akhir Desember 2025, jumlah penabung Simpeda secara nasional tercatat lebih dari 8,9 juta nasabah. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode sebelumnya, sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk tabungan BPD.
Dari sisi kinerja tuan rumah, Bank Jateng juga mencatat pertumbuhan positif. Dana tabungan Simpeda meningkat sekitar 12 persen secara tahunan dari 2024 ke 2025, atau setara Rp2,2 triliun. “Program ini tidak hanya mendorong peningkatan dana masyarakat, tetapi juga memperkuat peran perbankan daerah dalam mendukung aktivitas ekonomi,” ujar Bambang, Sabtu (18/4).
Ia menambahkan, undian Simpeda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki nilai strategis dalam meningkatkan loyalitas nasabah dan mendorong minat menabung. Selain itu, program ini dinilai berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan intermediasi perbankan.
Senada, Sekretaris Jenderal Asbanda, Rokidi, menyebut tabungan Simpeda menjadi salah satu produk yang menyatukan BPD di seluruh Indonesia.
Menurutnya, konsistensi pengembangan produk dan layanan menjadi kunci agar tetap kompetitif di tengah dinamika industri keuangan. “Ke depan, penguatan kualitas layanan dan inovasi produk menjadi fokus agar Simpeda tetap relevan bagi masyarakat,” katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong optimalisasi peran perbankan daerah dalam meningkatkan budaya menabung. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Eny Lestari, yang mewakili gubernur, menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BPD penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Adapun penarikan undian dengan total hadiah Rp3 miliar tersebut disaksikan oleh perwakilan dinas sosial, kepolisian, dan notaris. Untuk hadiah utama sebesar Rp500 juta dimenangkan nasabah Bank Sumsel Babel. Sementara hadiah kedua masing-masing Rp100 juta diraih empat pemenang, termasuk nasabah dari Bank Jatim, Bank Sumsel Babel, serta perwakilan tuan rumah Bank Jateng.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, Asbanda menetapkan Bank Bengkulu sebagai tuan rumah penarikan undian Simpeda berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Melalui program ini, BPD diharapkan terus memperkuat sinergi nasional sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di berbagai daerah. (r6)





