Surabaya, (DOC) – Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Surya memastikan ketersediaan daging sapi tetap aman selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah. Setiap hari, RPH menyediakan 20 ton daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menjelang Lebaran, stok akan di tingkatkan guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
Direktur Utama PD RPH Surya, Fajar A. Isnugroho, menegaskan bahwa pasokan sapi hidup dalam kondisi aman. Dengan demikian, kebutuhan daging selama Ramadan hingga Idul Fitri bisa terpenuhi tanpa kendala.
“Kami memastikan stok sapi cukup dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Saat ini, kami menyiapkan sekitar 20 ton daging sapi per hari. Menjelang Lebaran, jumlahnya akan dit ambah hingga 20 persen,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).
Lebih lanjut, Fajar menjelaskan bahwa daging sapi segar dan halal dari RPH bisa di peroleh di beberapa titik penjualan. Beberapa di antaranya adalah Pasar Daging Arimbi, kios-kios mitra RPH di sejumlah pasar, serta Gerakan Pasar Murah (GPM) yang di gelar oleh Pemkot Surabaya.
“Kami menjaga kualitas produk dan memberikan harga terbaik di kios mitra. Bahkan, di GPM dan pasar murah, ada diskon 5 persen untuk berbagai produk seperti daging sapi segar dan bakso,” tambahnya.
Harga Daging Tetap Stabil
Saat ini, harga daging sapi di Surabaya masih terjaga. Daging kelas satu di jual dengan harga Rp 115 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram, sedangkan daging kelas dua di banderol Rp 110 ribu hingga Rp 115 ribu per kilogram.
Fajar menyebutkan, kenaikan harga biasanya terjadi sepekan sebelum Lebaran. Meski demikian, pihaknya berupaya menjaga agar lonjakan harga tetap terkendali.
“Biasanya ada kenaikan sekitar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram. Namun, kami memastikan kenaikan tersebut tidak terlalu tinggi agar masyarakat tetap bisa mendapatkan daging dengan harga terjangkau,” jelasnya.
Pasokan Sapi Hidup Tetap Terjaga
Selain memastikan stok daging aman, PD RPH Surya juga menjaga ketersediaan sapi hidup hingga Idul Fitri. Selama Ramadan, rata-rata 150 hingga 200 ekor sapi di potong setiap hari. Jumlah tersebut akan meningkat hingga 300 ekor per hari menjelang Lebaran.
“Kami berharap dengan stok yang cukup, harga daging tetap stabil dan tidak memicu inflasi di Surabaya,” katanya.
Untuk menjaga kualitas, RPH menerapkan standar operasional yang ketat. Setiap sapi yang masuk wajib memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Selain itu, pemeriksaan tambahan juga di lakukan oleh dokter hewan guna memastikan sapi bebas dari penyakit seperti PMK.
“Setelah tiba di RPH, sapi akan di periksa kembali oleh dokter. Kemudian, sapi di istirahatkan selama 12 jam sebelum di potong. Dengan prosedur ini, kami memastikan daging yang di hasilkan tetap segar dan aman di konsumsi,” pungkasnya. (r6)





