Cak Eri Ajak Pelajar Sebarkan Semangat Bung Karno Lewat Konten Kreatif

Cak Eri Ajak Pelajar Sebarkan Semangat Bung Karno Lewat Konten Kreatif
Cak Eri Ajak Pelajar Sebarkan Semangat Bung Karno Lewat Konten Kreatif

Surabaya,(DOC) – Sebanyak 100 Ketua OSIS SMA/SMK dari berbagai daerah di Jawa Timur melanjutkan perjalanan edukatif mereka ke Istana Gebang, Blitar, pada Minggu (29/6/2025). Ini merupakan bagian dari program Tur Literasi “Soekarno dan Surabaya”. Dari jumlah itu, 51 pelajar berasal dari Surabaya, sementara 49 lainnya mewakili kabupaten/kota lain di Jatim.

Program dua hari ini mengajak pelajar menyusuri jejak hidup Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, melalui situs-situs sejarah di Surabaya dan Blitar. Lokasi yang di kunjungi antara lain Rumah Kelahiran Bung Karno, Rumah H.O.S. Tjokroaminoto, SDN Sulung, Makam Bung Karno, hingga Istana Gebang—rumah masa kecil sang proklamator.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang turut mendampingi para peserta, menekankan pentingnya meneladani semangat juang Bung Karno, khususnya dalam hal bakti kepada orang tua.

“Bung Karno selalu mencium tangan dan sungkem pada kedua orang tuanya. Itu nilai keteladanan yang harus kita jaga,” ujar Cak Eri.

Ia juga mengajak para pelajar untuk menyebarluaskan semangat kebangsaan Bung Karno lewat konten kreatif. Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Surabaya akan memberikan apresiasi untuk konten terbaik yang menceritakan kembali perjalanan Tur Literasi ini.

“Sampaikan ke teman-teman kalian. Mulai dari rumah kelahiran Bung Karno di Surabaya, sampai Istana Gebang di Blitar. Buat konten yang menginspirasi,” ajaknya.

Tak hanya itu, Cak Eri berencana mengumpulkan kembali ke-100 pelajar ini setiap tahun. Ia berharap peserta dari Surabaya bisa menjadi fasilitator penyebar semangat Bung Karno di daerahnya masing-masing.

“Untuk yang dari luar Surabaya, semoga bisa jadi penggerak juga. Kita jaga persatuan, jangan mudah di pecah belah,” tegasnya.

Bung Karno dan Pesan Persatuan Bangsa

Cak Eri mengingatkan pesan Bung Karno bahwa perjuangan masa kini lebih berat, karena bukan lagi melawan penjajah, melainkan menjaga bangsa agar tidak terpecah belah oleh sesama anak bangsa sendiri.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gerak Cepat Pulihkan Fasilitas Publik

“Negara ini milik semua orang, dari Sabang sampai Merauke. Mari kita jaga bersama,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan salam hormat kepada orang tua para peserta.

“Orang tua kalian pasti bangga. Kalian sedang menimba nalar kebangsaan, dan mewarisi semangat Bung Karno,” pungkasnya.

Istana Gebang, yang terletak di Jalan Sultan Agung No. 69, Blitar, adalah rumah tempat Bung Karno kecil—yang dulu bernama Kusno—di besarkan. Di rumah ini, ia hidup bersama orang tuanya, Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai, sejak 1918.

Di sinilah Bung Karno mulai membentuk karakter dan pemikiran awal tentang bangsa dan rakyat. Kini, rumah tersebut telah menjadi museum terbuka untuk umum, yang menghadirkan nuansa asli masa kecil Bung Karno.

Tur ini merupakan rangkaian kegiatan edukatif hasil kolaborasi Pemkot Surabaya, Dinas Pendidikan, dan berbagai komunitas sejarah. Tujuannya bukan hanya menambah wawasan sejarah, tetapi juga menyalakan semangat nasionalisme generasi muda melalui pengalaman langsung di tempat-tempat penuh makna. (r6)

Pos terkait