Bersih-bersih, BGN Tutup 883 SPPG dan Pecat Ratusan Pegawai

Jakarta (DOC) – Kepala Badan Gizi (BGN) yang baru, Sudaryono, telah menutup 883 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bacaan Lainnya

Penutupan ratusan dapur MBG ini, kata Sudaryono, adalah bagian dari reformasi program prioritas pemerintah Indonesia, menyusul temuan Kejaksaan Agung dalam perkara korupsi yang melibatkan sejumlah pimpinan BGN.

Sudaryono menambahkan penutupan dapur MBG kali ini, berbeda dengan upaya serupa yang telah dilakukan oleh BGN sebelumnya.

“Misalnya dulu kan di-suspend tapi tetap dibayar, kalau ini sudah suspend, tutup, tidak dibayar,” kata Sudaryono, dikutip Selasa (28/7/2026).

Adapun rincian dapur MBG yang ditutup sebanyak 98 berada di Wilayah 1 atau Sumatera, kemudian 311 di wilayah Jawa dan Madura, serta 434 di Wilayah 3.

“Ini betul-betul adalah suspend karena pelanggaran,” imbuh Sudaryono.

Sudaryono mengatakan bahwa BGN juga telah memberhentikan 261 pegawai. Rinciannya terdiri atas 224 pegawai yang tidak berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 37 tenaga ahli.

“Pegawai non-ASN ini diberhentikan salah satu dan paling besar adalah karena diduga adanya pelanggaran, tidak disiplin, dan lain-lain,” jelasnya.

Selanjutnya sebagai antisipasi adanya pelanggaran lanjutan, Sudaryono menegaskan BGN akan membangun sistem agar program MBG lebih transparan. Sehingga nantinya publik bisa ikut mengawasi menu MBG di setiap dapur MBG, hingga pembagian makanan. (rd)