
Surabaya,(DOC) – Pengajian dalam rangka memperingati 11 Muharram 1447 Hijriyah yang di gelar di Pendopo Agung Eyang Sawunggaling, Kampung Lidah Donowati, Kecamatan Lakarsantri, berlangsung dengan khidmat, Senin(8/7/2025).
Berbagai kalangan masyarakat tampak hadir dan larut dalam doa serta dzikir yang penuh kekhusyukan. Mereka memanjatkan harapan agar Tahun Baru Islam ini membawa berkah dan ampunan dari Allah SWT.
Rangkaian acara di awali dengan pembacaan wirid dan tahlil, di lanjutkan prosesi pemotongan tumpeng, penyajian bubur suro, hingga minum susu sapi asli. Semua prosesi tersebut merupakan simbol kontemplasi, bentuk syukur, dan harapan untuk membuka lembaran baru yang lebih baik di tahun mendatang.
Cak Imat, salah seorang tokoh budaya di Pendopo Sawunggaling, mengingatkan pentingnya pesan Proklamator Bung Karno, “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.” Ia juga mengisahkan sosok Eyang Sawunggaling yang merupakan putra Adipati Jayengrana, penguasa Surabaya pada masa lalu. “Beliau dididik sebagai rakyat biasa, lalu tumbuh menjadi pemimpin melalui perjalanan hidup yang sarat makna,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kader PDIP Surabaya Achmad Hidayat menyampaikan apresiasi kepada para tokoh budayawan, tokoh agama, dan masyarakat yang telah merawat dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Kota Surabaya melalui kawasan Pendopo Eyang Sawunggaling.
“Yang di rawat bukan hanya bangunannya, tapi juga semangatnya. Surabaya adalah kota egaliter dengan semangat gotong royong yang tinggi. Maka, memimpin kota ini harus dengan hati dan nyali, agar tercipta keteraturan,” tegas Achmad Hidayat.
Ia juga menerima secara simbolis seekor ayam jago bernama “Bagong” dari pengurus pendopo. Ayam tersebut dianggap sebagai lambang perjuangan dan kegigihan dalam mempertahankan prinsip.
“Bagong adalah sosok Punokawan yang berani menyampaikan masukan kepada pemimpin. Meski kadang bahasanya ceplas-ceplos, tapi niatnya demi kemaslahatan bersama. Saya dedikasikan simbol ini kepada Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono,” pungkas Achmad Hidayat.(r7)





