Penajam Paser Utara,(DOC) – Presiden Prabowo Subianto tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026) sore. Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono beserta jajaran.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Kehadiran Presiden Prabowo di IKN menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan pembangunan kawasan ibu kota baru berjalan sesuai rencana dan berkelanjutan.
Dalam agenda kunjungannya, Presiden Prabowo dijadwalkan bermalam di kawasan IKN. Pada keesokan harinya, Kepala Negara direncanakan meninjau sejumlah titik strategis pembangunan guna melihat langsung progres dan kesiapan infrastruktur yang tengah dikembangkan.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Presiden Prabowo diketahui lepas landas dari Helipad Lapangan Merdeka, Kota Balikpapan. Sebelumnya, Presiden meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, salah satu proyek strategis nasional di sektor energi.
Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN ini mempertegas arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pusat pemerintahan yang modern, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan kesinambungan pembangunan IKN sebagai simbol transformasi Indonesia ke depan.
Sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2024, Prabowo Subianto belum tercatat melakukan kunjungan kerja resmi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga awal 2026, meskipun pembangunan dan perencanaan IKN terus menjadi bagian dari agenda pemerintah
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan komitmen penuh pemerintahan Presiden Prabowo terhadap kelanjutan pembangunan dan pemindahan ibu kota. Ia menyatakan proyek IKN bukan lagi sekadar wacana, melainkan telah menjadi kebijakan negara yang tegas.
Menurut Basuki, komitmen tersebut telah disampaikan Presiden Prabowo secara konsisten di berbagai forum internasional, termasuk pertemuan G20, guna menjawab keraguan pasar dan investor terkait keberlanjutan proyek di masa transisi kepemimpinan.
“Presiden Prabowo sudah sangat jelas menyatakan komitmennya terhadap Nusantara di berbagai panggung dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (13/1/12026).
Minat publik terhadap IKN, lanjut Basuki, juga tercermin dari tingginya kunjungan masyarakat. Selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, lebih dari 300.000 orang tercatat mengunjungi kawasan IKN di Kalimantan Timur. (rd)





