
Surabaya, (DOC) – Sebanyak 834 siswa dari 14 sekolah di Surabaya disiapkan menjadi calon wajib pajak masa depan lewat gelaran Pajak Bertutur 2026 yang diusung Kanwil DJP Jawa Timur I.
Mengangkat tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara”, edukasi serentak ini menyasar para pelajar dari jenjang SD hingga SMA untuk memupuk kesadaran bernegara sejak dini tanpa harus menunggu mereka memasuki usia produktif.
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I Max Darmawan menegaskan bahwa pengenalan pajak kepada generasi muda bukan sebatas memberikan pemahaman tentang kewajiban formal penyetoran uang ke kas negara. Lebih dari itu, penanaman nilai tanggung jawab dan kepedulian sosial merupakan fondasi utama yang perlu dibangun selagi para siswa berada di bangku sekolah.
“Melalui Pajak Bertutur, peserta memperoleh edukasi mengenai APBN, pengertian dan fungsi pajak, pengelolaan serta manfaat pajak bagi pembangunan, termasuk peran generasi muda dalam mendukung kepatuhan pajak di masa depan,” kata Max, Jumat (4/9/2026).
Metode joyful learning diterapkan di seluruh sekolah mitra seperti SMAN 2, SMAN 15, hingga SD Cheng Ho agar materi APBN dan manfaat fasilitas publik terasa lebih dekat serta relevan.
Pembiasaan karakter seperti bersikap jujur dan menjaga fasilitas umum menjadi bentuk nyata penanaman budaya sadar pajak yang diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Max memungkas bahwa keberlanjutan program tahunan yang digelar serentak secara nasional sejak 2017 ini berfokus pada investasi jangka panjang kualitas SDM Indonesia. “Generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Maju. Mereka yang saat ini menjadi peserta didik akan menjadi wajib pajak di masa depan,” ujarnya.





