Wali Kota Eri Minta Kamar Mandi SD-SMP Negeri di Surabaya Bersih Seperti Mal

Wali Kota Eri Minta Kamar Mandi SD-SMP Negeri di Surabaya Bersih Seperti MalWali Kota Eri saat melakukan sidak si SMPN 47 Surabaya. (Foto: Tangkapan Layar)

Surabaya, (DOC) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan agar standar fasilitas kamar mandi di seluruh SD dan SMP Negeri di Kota Surabaya ditingkatkan secara signifikan hingga setara dengan kamar mandi mal. Hal tersebut ditegaskannya usai menemukan sejumlah kamar mandi sekolah yang rusak dan terkunci saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMPN 47 Surabaya, Jumat (2/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam sidak tersebut, Eri mendapati dua kamar mandi sekolah dalam kondisi ter kunci dan digembok karena tidak dapat digunakan akibat air tergenang atau tidak mengalir.

“Kamar mandi ini adalah hal yang paling penting. Ada dua kamar mandi yang dikunci, digembok, karena tidak bisa digunakan. Ini tidak tepat, sekolah negeri kok kondisinya seperti ini,” tegas Eri.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Eri meminta anggaran Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) dan Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dioptimalkan guna membenahi fasilitas sanitasi sekolah, baik pada anggaran tahun berjalan maupun tahun 2027.

“Cek semua anggaran sekolah BOPDA dan BOSNAS. Masa sekolah seperti ini, kamar mandi rusak semua. Anggaran tahun ini atau 2027, semua kamar mandi sekolah SD-SMP Negeri (harus bersih) seperti kamar mandi mal,” ujarnya.

Tak hanya pemeliharaan fisik, Eri juga mendorong pemanfaatan anggaran operasional untuk menyiagakan petugas khusus kebersihan kamar mandi. Ia menginginkan adanya perawatan rutin agar fasilitas yang telah diperbaiki tetap terjaga kebersihannya.

“Nanti di situ diberikan penjaga. Kalau yang perempuan ya perempuan, yang laki-laki ya laki-laki. Jadi setelah anak-anak keluar, langsung dibersihkan,” jelas Eri.

Selain masalah kamar mandi, Eri meminta sekolah-sekolah segera membersihkan tumpukan barang bekas di lingkungan sekolah sebelum ia melakukan pengecekan ulang pekan depan. Ia juga kembali mengingatkan pihak sekolah agar tidak membebani orang tua siswa dengan harga perlengkapan sekolah seperti topi, dasi, kaos kaki, hingga seragam yang mahal dan tidak wajar.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gelar Simulasi Kedaruratan Cuaca Ekstrem

“Kalau dilanggar, saya akan memberikan sanksi tegas hingga pencopotan jabatan kepada pihak sekolah,” imbuhnya.

Melalui pembenahan menyeluruh ini, Eri berharap seluruh SD dan SMP Negeri di Surabaya memiliki fasilitas yang bersih, layak, dan nyaman demi mendukung proses belajar-mengajar para siswa.

Pos terkait