Irjen Pol Dekananto, Putra Daerah Bojonegoro yang Emban Tugas Sebagai Kapolda Jatim

Surabaya (DOC) – Putra asli Bojonegoro, Irjen Pol Dekananto Eko Purnomo, S.I.K., M.H., mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim).

Bacaan Lainnya

Ia berkomitmen menjaga kondusivitas dan keamanan di Jawa Timur. Salah satu prioritasnya adalah menjadikan polisi lebih dekat dengan masyarakat.

“Kehadiran saya di Polda Jawa Timur ini adalah amanah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankan amanah ini dengan baik. Tadi saya diterima di Polda Jawa Timur,” ujar Dekananto, dikutip Senin (12/10/2026).

Dekananto mengatakan, sebagai Kapolda Jawa Timur, ia akan melanjutkan berbagai program dan hal baik yang telah dijalankan pendahulunya, Irjen Nanang Avianto.

“Banyak hal yang telah diperbuat untuk masyarakat Jawa Timur oleh beliau. Tentu akan saya lanjutkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dekananto juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan visi dan tagline Kapolri Suyudi Ario Seto, yakni polisi bersama masyarakat.

“Tentunya jajaran Polda Jawa Timur lebih mendekatkan, lebih merakyat, lebih bersahabat dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur,” ungkap Dekananto.

Ia lantas memohon doa dan dukungan masyarakat Jawa Timur agar dapat menjalankan amanah sebagai Kapolda dengan baik.

“Saya mohon dukungan dan mohon doa seluruh masyarakat Jawa Timur. Insya Allah dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan layani apa yang menjadi harapan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.

“Dan saya memahami apabila saya dan jajaran Polda Jawa Timur ada hal-hal kurang berkenan, kurang tepat dalam perbuatan mohon dimaafkan dan tolong diberikan koreksi. Kami pastikan akan merespons dan menindaklanjuti,” sambungnya.

Irjen Dekananto bukanlah wajah baru di instansi kepolisian dan masyarakat Jawa Timur. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini memiliki rekam jejak yang panjang dan matang di bidang Intelijen dan Keamanan (Intelkam).

Saat menjabat sebagai Dirintelkam Polda Jatim pada kurun waktu 2022–2024, ia sukses menjaga kondusivitas wilayah melalui berbagai langkah strategis. Salah satu terobosan besarnya adalah meredam potensi konflik horizontal antar-perguruan pencak silat.

Bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim, Irjen Dekananto mempelopori pembongkaran 686 tugu perguruan pencak silat yang berdiri tanpa izin di atas tanah negara. Ratusan tugu tersebut kemudian dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila guna mengikis fanatisme sempit kelompok. Selain itu, Irjen Dekananto juga dinilai sukses menginisiasi dialog harmonis antar-kelompok suporter sepak bola di Jawa Timur. (rd)