Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Lumajang, 1 Orang Hilang

Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Lumajang, 1 Orang Hilang
Pencarian Kapal Nelayan hilang di Lumajang. (Foto: Ist)

Lumajang, (DOC) – Sebuah perahu nelayan asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, terbalik setelah dihantam ombak besar di perairan selatan Kabupaten Lumajang, Kamis (15/10/2026) dini hari.

Dari tiga anak buah kapal (ABK), dua orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menjelaskan, perahu tersebut berangkat dari Plawangan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB untuk mencari ikan di perairan Jaten, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Namun, saat hendak kembali setelah menebar jaring, perahu itu dihantam ombak besar hingga terbalik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sekitar pukul 00.30 WIB. Ketiga nelayan yang berada di atas perahu terjatuh ke laut dan terseret arus ke arah selatan menara pantau TNI AU di kawasan AWR Desa Pandanwangi.

Dua nelayan, yakni Achmad Zaenal Abidin (23) dan Rahul Panji Darmawan (19), berhasil menyelamatkan diri sekitar pukul 01.00 WIB. Keduanya kemudian menuju markas TNI AU di kawasan AWR Pandanwangi.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, keduanya dibawa ke Puskesmas Kunir untuk menjalani pemeriksaan medis.

Sementara itu, satu nelayan lainnya bernama Rizky Andi Dhermawan (33), warga Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, belum ditemukan.

Tim SAR Dikerahkan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim rescue Pos SAR Jember diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada Kamis pukul 10.13 WIB untuk melakukan operasi pencarian.

Tim yang terdiri dari lima personel itu membawa satu unit rescue car tipe 2, perahu karet atau rubber boat, serta motor tempel. Petugas juga dilengkapi peralatan penyelamatan di air, perlengkapan medis, dan perangkat komunikasi.

Operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, tinggi gelombang, serta arus laut di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Lumajang Lakukan Pencarian

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu nelayan yang hilang.

Baca Juga:  Pemkab Lumajang: Sumbersari Bukan Lokasi Hunian Aman

Penyisiran difokuskan di perairan Pandanwangi, tempat korban diduga terseret arus setelah perahu yang ditumpanginya terbalik.

“Monitoring dan pencarian masih dilakukan mengingat satu korban masih belum ditemukan. Kita menyisir perairan Pandanwangi,” ungkap Isnugroho.

Hingga berita ini ditulis, satu nelayan masih belum ditemukan. Petugas gabungan terus melakukan upaya pencarian dengan memperhatikan kondisi perairan demi keselamatan personel yang terlibat dalam operasi SAR.

Pos terkait