Jakarta,(DOC) – Kawanan penjambret babak belur akibat digebuki massa komplek Bumi Putera Jakarta Timur, Senin (02/01/2017), sekitar pukul 15.15 WIB.
Komplotan penjabret itu, awalnya berniat mengambil handphone milik 2 orang korban, Gea dan Fitria, yang tengah berboncengan menuju Cipinang Elok Jakarta Timur.
Kejadian tersebut berlangsung di Cipinang Baru Bundar, tepatnya di depan Asrama Putri. Motor korban saat itu dipepet oleh motor pelaku yang tiba-tiba sudah berada disamping korban. Dengan memaksa, 2 orang pelaku itu langsung merampas 2 handphone korban yang dibawa oleh Fitria dari arah samping.
“Sempat tarik – tarikan, saat hanphone saya mau dirampas. Tapi saya kalah dan pelaku mau kabur. Lalu saya dan teman saya teriak – teriak maling sambil terus saya kejar,” papar Gea.
Upaya korban tersebut, nampaknya membuat panik para pelaku penjabretan hingga akhirnya mereka masuk gang pemukiman warga komplek Bumi Putera. Pelaku tertangkap tepat didepan rumah Ketua RW 18, Cipinang Baru Bundar Jakarta Timur, karena dihadang oleh warga.
“Warga langsung membabi buta menghajar pelaku dan handphone saya selamat,” lanjut Gea.
Pelaku sempat di arak ke pos Hansip setelah babak belur di hajar oleh warga. Warga sempat menemukan sebuah pistol yang di bawa oleh salah satu pelaku penjambretan. Untungnya, saat diperiksa, ternyata pistol tersebut macet dan tak bisa difungsikan.
Kini 2 orang pelaku tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat.(yun/mi/r7)