Pasuruan,(DOC) – Memulai pilot project pertamanya ‘Bengkel Numerasi’ di kecamatan Lekok Pasuruan yang terdiri dari tim Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nadhatul Ulama Surabaya (PGSD-Unusa) melakukan mentoring kepada para guru sekolah dasar (SD) kelas 1, 2, 3, dan kepala sekolah.
Project Leader Bengkel Numerasi, Fifi Khoirul Fitriyah, menjelaskan, mentoring ini, yakni memberikan materi kepada para guru dengan mengisi wawasan numerasi. Sedang materi untuk kepala sekolah, berupa pertanyaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).
“Selain itu, guru-guru diminta untuk mengidentifikasi segala permasalahan dalam pembelajaran matematika yang selama ini dihadapi di kelas,” ujar Fifi Khoirul, Selasa(23/10/2018).
Dalam kegiatan itu, para guru juga diajak merancang pembelajaran yang nanti dapat diterapkan pada saat mengajar matematika di kelas.
Fifi memaparkan, bahwa tujuan mentoring perdana ini, yakni untuk penguatan peran fasilitator daerah(Fasda) yang merupakan kepanjangan tangan dari Unusa dalam menerapkan program bengkel numerasi.
“Kedepan, Fasda diharapkan dapat menerapkan program ini, sampai masa-nya berakhir pada bulan Juli 2019 mendatang,” tandasnya.
Menanggapi program kegiatan ‘Bengkel Numerasi’ ini, Kepala Sekolah SD Negeri Balunganyar, Totok Suharto, menyatakan, optimisi akan membawa dampak baik bagi para siswa.
“Kami sangat optimis akan terjadi peningkatan hasil belajar matematika para siswa, karena banyak informasi baru yang kami peroleh dan bisa diterapkan,” katanya.(arianto/r7)
