Surabaya,(DOC) – Kasus pembakaran istri yang diduga dilakukan oleh Purwanto suaminya sempat mengejutkan para penghuni indekos di Jalan Ketintang Baru II A nomor 3A Kota Surabaya, Selasa (15/10/2019) siang.
Korban bernama Putri(25) dan anaknya sempat berteriak – teriak minta tolong hingga terdengar oleh penghuni indekos.
“Saya terbangun karena ada suara tolong-tolong. Mungkin Putri merasa sangat kepanasan, dia (menceburkan diri) langsung masuk bak mandi,” kata salah satu penghuni rumah kos, Lia Santi (37).
Usai kejadian, Lia melihat korban hanya menggunakan tanktop dan celana jin berwarna hitam.
“Korban keluar dengan mengenakan tangtop hitam dan celana hitam. Wajah korban melepuh dari bawah mata hingga leher dan tangan,” jelasnya.
Mendengar teriakan Putri dan anaknya, dia dan suaminya yang bekerja sebagai penjaga rumah kos bergegas menghampiri korban untuk memadamkan api yang membakar kasur lokasi tempat Putri terbakar.
“Tadi saya juga sempat menelepon 112. Tapi tadi ada tetangga yang langsung membawa korban ke rumah sakit dengan mobil pick up,” tambahnya.
Informasinya, luka bakar yang dialami korban cukup serius hingga mencapai 70 persen. Korban kini mendapat perawatan intensif dari pihak rumah sakit Islam.
Diperkirakan suami korban kabur sekitar pukul 11.30 Wib, Selasa(15/10/2019) siang, setelah insiden terbakarnya korban. Motif dari kejadian tersebut diduga karena masalah asmara.
Tapi beruntung anak 2 tahun yang menyaksikan ibunya terbakar, tak menderita luka-luka.(hadi)