Meninggal karena Terpapar Corona, Walikota Banjarbaru: Jangan Remehkan Covid-19

Banjarbaru (DOC) – Sebelum meninggal karena terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani sempat berpesan untuk tidak menganggap enteng bahaya wabah virus Covid-19 atau corona.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan almarhum melalui video usai dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Senin (27/7/2020).

Saat itu, di dalam video yang disampaikan ke wartawan, tampak Nadjmi mengenakan alat bantu pernapasan.

“Saya ingin mengingatkan kepada warga Banjarbaru bahwa persoalan Covid-19 jangan dianggap enteng. Ini benar-benar nyata dan kita harus melawannya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Nadjmi saat itu, seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (10/8).

Nadjmi juga sempat memberitahukan, istrinya Ririn Kartika Rini, juga ikut terinfeksi Covid-19 dan menjalani isolasi.

Menurut Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Banjarbaru Dedi Sutoyo, kondisi Nadjmi sempat menurun. Almarhum pun harus dibantu dengan ventilator oksigen dan peralatan lainnya.

“Mohon doanya, kondisi beliau sempat menurun,” tulisnya singkat.

Dedi menjelaskan, jenazah rencananya akan disalatkan di RSUD Ulin Banjarmasin sekitar pukul 06.30 WITA,

Setelah itu, pemakaman akan dilakukan di Taman Makam Bahagia.

“Pukul 06.30 WITA, Jenazah disalatkan di RSUD Ulin. Pukul 07.00 WITA, Jenazah berangkat dari RSUD Ulin dan pukul 08.00 WITA, jenazah disalatkan di depan Taman Makam Bahagia,” katanya.(kc)

Baca Juga:  Praja IPDN Sosialisasikan Prokes Ketat di Tunjungan Romansa untuk Cegah Varian Omicron

Pos terkait