Pengguna Telemedicine Melonjak 600 Persen di Masa Pandemi

Jakarta (DOC) – Penggunaan aplikasi telemedicine menjadi salah satu yang paling dicari masyarakat selama pandemi virus corona. Sebab, memberi kemudahan dalam berkonsultasi dengan dokter tanpa perlu tatap muka secara fisik.

Bacaan Lainnya

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyebut ada lonjakan sekitar 600 persen pengguna telemedicine selama pandemi COVID-19 ini.

“Terjadi lonjakan kunjungan ke aplikasi telemedis 600 persen selama masa pandemi, berdasarkan penelitian Katadata tahun 2020,” kata Johnny, seperti dilansir dari Kumparan, Sabtu (22/8).

“Kebiasaan baru di bidang kesehatan menjadi salah satu indikator kuat bahwa COVID adalah katalis atau faktor yang mempercepat akselerasi transformasi digital,” lanjutnya.

Pelayanan telemedicine merupakan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh dokter dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendiagnosis, mengobati, mencegah, dan mengevaluasi kondisi kesehatan pasien. Layanan itu memungkinkan dokter memberikan layanan tanpa tatap muka.

Menurut Politikus NasDem itu, pemanfaatan transformasi digital dalam masa pandemi sudah sejalan dengan apa yang menjadi arahan Jokowi. Sehingga penanganan COVID-19 di masa pandemi ini ikut terbantu.

“Upaya ini tercakup dalam bingkai besar agenda bangsa kita, yakni percepatan transformasi digital nasional,” ujarnya.

“Dalam agenda ini, Kominfo serius melakukan percepatan transformasi digital nasional, dengan setidaknya 5 program prioritasnya,” lanjutnya.

Dia kembali menegaskan segala upaya akan dilakukan pemerintah dalam penanganan pandemi ini. Sehingga, bisa diatasi secara keseluruhan.

Diketahui, per Jumat kemarin (21/8) jumlah pasien terindikasi corona sekitar 149.408. Tapi jumlah yang sembuh pun terus bertambah dengan total 102.991.(kmp)

Baca Juga:  Warganet Paling Banyak Laporkan Akun Twitter

Pos terkait