Surabaya,(DOC) – Para awak media yang biasanya nge-Prank Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada setiap moment Hari Jadinya, nampaknya gagal digelar karena padatnya acara dan tamu undangan.
Sebaliknya Wali Kota Risma malah berhasil ngejain wartawan dengan pura-pura men-swab PCR.
Di ulang tahunnya ke 59, Walikota Risma me-Prank wartawan di rumah dinasnya usai mendapat surprise berbentuk kumpulan video greating dari warga.
Terlihat awak media panik dan gemetaran setelah melihat petugas dari puskesmas karena di minta Wali Kota Risma untuk melakukan swab test kepada wartawan yang berada di rumah dinasnya, Jumat(20/11/2020).
“Saya punya kejutan buat teman-teman wartawan. Saya akan lakukan Swab pada awak media di sini,” ujar Risma sambil tersenyum.
Tampak wajah dari beberapa awak media tegang, bahkan ada yang ketakutan dengan berkata “Lho” dan “Waduh”, saat melihat dua orang petugas kesehatan membawa peralatan test swab.
“Tak prank awakmu kabeh. Kapok, biasane aku sing mbok prank(Aku kerjain kalian semua. Syukurin, biasanya aku kalian kerjain),” ungkap Risma sambil tertawa lepas.
Sementara itu, salah satu awak media yang bernama Ibad, sempat ketakutan, bahkan mengeluarkan kata-kata “Lho temenan ta iki(Lho, beneran ini?),” katanya.
“Horor prank nya Bu Risma. Saya sampai ketakutan,” tambahnya.
Sementara itu, awak media lainnya, Julianto sempat berujar, kalau dirinya menolak Swab yang akan dilakukan Risma waktu itu.
“Jangan bu, saya punya anak banyak,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Risma menerima tamu dari IT Telkom, bantuan untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupa 3 alat, antara lain ventilator portabel, masker portabel, dan alat pemulasaran jenazah di Balaikota Surabaya.(robby)