Wabup Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Pasrujambe

Lumajang, (DOC) – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati meninjau lokasi bencana angin puting beliung di Wilayah Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Rabu (27/1/2021) siang.

Bencana angin puting beliung tersebut telah mengakibatkan kerusakan pada ratusan rumah dan lahan perkebunan warga yang ada di beberapa kampung di Wilayah Kecamatan Pasrujambe.

Bacaan Lainnya

Sasaran yang di tinjau Wakil Bupati Lumajang bersama rombongan OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang adalah Dusun Pasrepan Desa Pasrujambe, Dusun Dadapan Desa Jambearum dan Dusun Dadapan Desa Kertosari.

Saat tiba dilokasi, Wakil Bupati Lumajang bersama rombongan langsung melakukan penyisiran dari rumah ke rumah, guna melihat kondisi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung.

“Saya melakukan peninjauan ke wilayah-wilayah yang terkena bencana puting beliung, tiga desa yang terkena di Kecamatan Pasrujambe. Saat ini sudah di data oleh BPBD Kabupaten Lumajang terkait dengan kerugian warga, luas lahan serta pohon sengon yang roboh. Namun, dalam bencana tersebut tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Bunda Indah menjelaskan bahwa terdapat sekitar 116 rumah warga dari tiga dusun yang masih dalam proses pendataan sampai berapa besar kerusakannya.

Kemudian rumah-rumah yang atapnya mengalami kerusakan akan di eksekusi oleh BPBD bekerjasama dengan TNI-POLRI dan para relawan.

“Tentu saya menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar, bahwa ini adalah musibah. Kami dari pemerintah akan segera mengeksekusi terkait kerusakan-kerusakan yang harus secepatnya dapat dituntaskan,” pungkasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung, berupa makanan siap saji 240 paket, tambahan gizi 240 paket, selimut 232 biji, terpal 1 biji, beras 5 Kg sebanyak 116 sak, serta Kids Ware 20 paket.

“Bantuan tersebut nantinya akan diserahkan ke Desa Pasrujambe sejumlah 77 KK, Desa Kertosari sejumlah 17 KK, dan Desa Jambearum sejumlah 22 KK,” pungkas Indah Amperawati. (Imam)