Jakarta,(DOC) – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono merespons video yang beredar di media sosial tentang lokasi sejumlah Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Video tersebut memperlihatkan beberapa lokasi yang dinilai kurang strategis.
Ferry mengatakan kritik dari masyarakat menjadi masukan bagi pemerintah. Menurutnya, pemerintah terbuka untuk menerima kritik sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program.
“Luar biasa kan di era sosial media ya. Mereka sebenarnya maksudnya baik. Dan mereka mengingatkan kita perlu ada yang perlu harus dievaluasi,” kata Ferry, dikutip Kamis (9/7/2026).
“Dan masukan-masukan itu tentu kita akan jadikan sebagai pertimbangan-pertimbangan untuk melihat,” sambungnya.
Ferry menegaskan pemerintah akan mencari solusi atas lokasi Kopdes Merah Putih yang menjadi sorotan masyarakat.
“Tapi kan harus dilihat juga. Misalkan yang bangunan, itu kan hanya beberapa dan viral, kita cari solusinya,” ujarnya.
Pemerintah Siapkan Verifikasi
Sebelumnya, Ferry menyampaikan jumlah laporan masyarakat mengenai lokasi Kopdes Merah Putih yang di nilai kurang layak masih sangat sedikit.
“Kalau jumlahnya saya sudah hitung dari semua masukan masyarakat atau yang ada di media sosial, jumlahnya kurang dari 10 dari 30 ribu yang sedang dibangun,” katanya.
Sejumlah akun media sosial lebih dulu mengunggah video yang memperlihatkan lokasi beberapa Kopdes Merah Putih. Setelah itu, pemerintah memberikan tanggapan.
Beberapa unggahan memperlihatkan bangunan Kopdes Merah Putih berada di lereng perbukitan, menghadap persawahan, berdampingan dengan koperasi lain, hingga berada di dekat area pemakaman.
Menurut Ferry, temuan tersebut hanya terjadi di sebagian kecil lokasi. Karena itu, ia menilai kondisi tersebut tidak mencerminkan keseluruhan program pembangunan Kopdes Merah Putih.
Meski begitu, pemerintah tetap memverifikasi setiap laporan masyarakat. Setelah memeriksa hasilnya, pemerintah akan menentukan langkah selanjutnya.
Ferry Juliantono menjelaskan masyarakat desa bersama pemerintah desa menentukan lokasi Kopdes Merah Putih melalui musyawarah.
Apabila hasil verifikasi menunjukkan lokasi kurang sesuai, pemerintah akan kembali bermusyawarah dengan masyarakat dan kepala desa untuk mencari solusi.
“Kami akan pikirkan, kami akan carikan solusinya sekiranya memang itu di anggap kurang,” katanya.
Saat wartawan menanyakan kemungkinan relokasi, Ferry mengatakan pemerintah belum mengambil keputusan. Pemerintah masih menunggu hasil verifikasi dari kementerian, lembaga terkait, dan pemerintah daerah.
“Nanti kami pikirkan, kami cari solusinya. Tapi itu kan ada proses verifikasi, validasi melibatkan pemerintah, lembaga yang lain juga. Kita akan kembali bermusyawarah dengan masyarakat desa dan kepala desanya juga,” ujarnya. (rd)





