ASEAN Cup, Kompetisi Baru Sepak Bola Bagi Negara di Kawasan Asia Tenggara

ASEAN Cup, Kompetisi Baru Sepak Bola Bagi Negara di Kawasan Asia TenggaraKuala Lumpur,(DOC) – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi mengumumkan peluncuran turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup. Turnamen tersebut akan mempertemukan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Pengumuman ini disampaikan bertepatan dengan penyelenggaraan KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia. Presiden FIFA Giovanni Infantino hadir langsung dalam acara tersebut bersama Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.

Bacaan Lainnya

Keduanya menandatangani pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) yang memperkuat kerja sama antara FIFA dan ASEAN. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong pertumbuhan dan profesionalisasi sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

Turnamen FIFA ASEAN Cup akan diikuti oleh seluruh negara anggota ASEAN. Termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan negara Asia Tenggara lainnya.

Kompetisi ini dirancang dengan inspirasi dari Arab Cup 2021, turnamen yang pertama kali diselenggarakan FIFA di Timur Tengah. “Ini akan menjadi tambahan luar biasa bagi kalender sepak bola regional,” ujar Gianni Infantino, dikutip Selasa (28/10/2025).

Ia menilai, ASEAN Cup akan menjadi wadah penting untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional di kawasan. Infantino juga mengatakan kompetisi ini akan memperkuat solidaritas antarnegara melalui olahraga.

Menurutnya, Asia Tenggara memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru sepak bola dunia jika dikelola secara berkelanjutan. FIFA akan bekerja sama dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), dan asosiasi anggota nasional.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk menyusun format serta jadwal turnamen. Pembahasan mengenai sistem kualifikasi dan tuan rumah penyelenggaraan sedang berlangsung.

Edisi perdana turnamen ini diharapkan dapat digelar dalam beberapa tahun mendatang. Selain sebagai ajang kompetisi, FIFA ASEAN Cup juga akan menjadi sarana pembinaan pemain muda di Asia Tenggara.

FIFA berencana melibatkan program pengembangan pelatih, akademi sepak bola, serta proyek infrastruktur olahraga di seluruh kawasan. Pemerintah dan federasi sepak bola di negara-negara ASEAN menyambut positif inisiatif ini.

Baca Juga:  Integrasi Ekonomi ASEAN Menguat, KPPU Dorong Peran Organisasi Masyarakat

Beberapa negara bahkan telah menyatakan minat menjadi tuan rumah turnamen perdana. Kehadiran turnamen ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing antarnegara, tetapi juga mempererat hubungan regional melalui semangat sportivitas persahabatan. (rd)

Pos terkait