Surabaya (DOC) – Dunia kampus yang kompetitif mendorong mahasiswa untuk mempunyai kemampuan lebih di era industri modern. Menjawab tantangan tersebut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bersama mahasiswa magang sukses menggelar Essay Competition dan Talkshow di Graha Kadin Jatim, Surabaya.
Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menegaskan bahwa modal utama yang harus dimiliki mahasiswa saat ini bukan lagi sekadar nilai akademik, melainkan keberanian dan kemampuan kerja tim. Dunia kampus yang cenderung mengedepankan kompetisi nilai individu sangat berbeda dengan dunia industri yang menuntut kerja tim.
“Yang paling penting itu keberanian. Komunikasi pertama bermula dari keberanian bicara dan keberanian mencoba. Di kampus, kompetisinya individual untuk lulus dengan nilai baik. Begitu lulus, Anda harus bisa bekerja sama dan berkolaborasi dalam tim,” jelasnya, Sabtu (23/5/2026).
Adik menegaskan bahwa pintu Kadin Jatim selalu terbuka lebar bagi mahasiswa yang ingin belajar, berkonsultasi, dan mengasah kesiapan mereka sebelum memasuki dunia industri yang sesungguhnya.
“Kami di Kadin sangat terbuka. Siapa pun kita terima dengan hangat. Kalau mau tahu atau belajar bareng soal industri, datang saja ke Kadin,” tambahnya.
Acara ini mendapatkan apresiasi dari dosen Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur, Megahnanda Alidyan Kresnawati. Menurutnya, ajang ini berbeda dari lomba kepenulisan biasa karena berkomitmen mendorong implementasi ide ke dunia nyata, bukan sekadar berakhir di atas kertas.
“Kesadaran menulis esai untuk inovasi industri itu masih jarang. Biasanya esai lebih bersifat umum dan pesertanya cenderung dari satu institusi saja,” ujar Megahnanda.
Ia menambahkan, tantangan terbesar dari lomba esai selama ini adalah keberlanjutan gagasan pascakompetisi. Sering kali, ide bagus milik mahasiswa mandek karena sulitnya mencari investor. Di sinilah peran Kadin Jatim menjadi krusial dalam menjembatani mahasiswa dengan dunia usaha.
“Biasanya esai hanya berhenti setelah pengumuman juara satu atau dua. Implementasi dan cara menarik investor itu yang agak susah. Namun, dengan dukungan Kadin, peluang teman-teman untuk mewujudkan idenya menjadi jauh lebih besar,” imbuhnya.
Untuk diketahui, acara ini diikuti oleh sekitar 106 peserta dari lebih 10 universitas se-Jawa Timur. Proses penjurian bergulir dalam dua tahap, dimulai dari seleksi berkas tulisan hingga presentasi ide di hadapan dewan juri.
Adapaun daftar pemenang Essay Competition Kadin Jatim adalah
• Juara 1: Kelompok Bridge Vc (Universitas Airlangga)
◦ Judul Esai: Jembatan Kepercayaan Berbasis AI yang Dirancang untuk Mendukung Startup Indonesia, Mengubah Cara Komunikasi Bisnis dan Meningkatkan Akses UMKM Terhadap Modal di Indonesia.
• Juara 2: Kelompok Invest Jatim (UPN Veteran Jawa Timur)
◦ Judul Esai: Platform untuk UMKM.
• Juara 3: Kelompok Story Scale (Universitas Airlangga)
◦ Judul Esai: Penguatan Investor Trust dan Skalabilitas UMKM Melalui Strategic Business Communication Berbasis AI Digital Storytelling.
• Harapan 1: Kelompok Digital Bridge (Universitas Mayjend Sungkono)
◦ Judul Esai: Menjembatani Kepercayaan, Mengakselerasi Pertumbuhan UMKM Jawa Timur.
• Harapan 2: Kelompok AI-Trust Guard System (Universitas Jember)
◦ Judul Esai: Integrasi Crisis Communication dan Founder Credibility untuk Mengamankan Kepercayaan Investor di Era Disrupsi.





